Waktu yang Pas untuk Mengecek Anco pada Tambak Udang Vaname
- Redaktur: Audri Rianto
- 15 Jun
- 2 menit membaca
Anco dalam budidaya udang termasuk komponen yang krusial. Tanpa anco, petambak tidak bisa melihat perilaku makan udang. Anco juga membantu petambak untuk melihat sisa pakan, dari situ petambak bisa menentukan porsi pakan yang pas untuk udang.
Penentuan porsi pakan yang pas sangat dianjurkan demi mengoptimalkan biaya produksi. Mengingat pakan termasuk yang paling banyak menelan biaya produksi, bisa sampai 60%.

Sumber: globalseafood.org
Bayangkan saja, jika pemberian pakan terlalu boros, maka biaya produksi bisa membengkak dan menekan keuntungan.
Adanya anco di tambak salah satunya untuk mencegah keborosan itu. Supaya kinerja anco maksimal, petambak harus tahu cara menggunakannya, terlebih ketepatan waktu pengecekannya.
Mengapa Mengecek Anco Harus Tepat Waktu?
Untuk tahu tingkat konsumsi pakan udang dengan presisi, petambak tidak boleh mengecek anco terlalu cepat apalagi terlalu lambat. Ada standar waktu pengangkatan anco yang disesuaikan dengan umur udang.
Udang Kecil (DoC 20–40): Anco diangkat 2 jam setelah pakan ditebar, alasannya udang muda butuh waktu lebih lama untuk menghabiskan pakannya. Jadi, 2 jam adalah waktu ideal untuk mengecek anco apakah ada sisa pakan atau tidak.
Udang Dewasa (DoC >40): Ketika udang semakin bertambah dewasa, maka waktu pengecekan anco dipercepat, mengingat udang dewasa punya metabolisme yang cepat terutama dalam mengonsumsi pakan. Pengecekan anco pada udang dewasa ideal dilakukan 1 hingga 1,5 jam setelah pakan ditebar.
Frekuensi
Untuk frekuensinya mengikuti jadwal pemberian pakan. Pemberian pakan udang biasanya dilakukan 3-5 kali dalam sehari, artinya pengecekan anco juga harus dilakukan dengan jumlah yang sama dan di waktu yang sama.
Mengatur Dosis Pakan Berdasarkan Hasil Cek Anco
Data pengecekan anco bisa digunakan untuk menentukan porsi pakan udang dengan presisi. Ada paduan tepat untuk mengambil keputusan dalam memberi pakan.
Pakan Habis Total: Jika pakan dalam anco habis tidak tersisa, ini bisa berarti pakan yang diberikan terlalu sedikit. Sebaiknya pakan ditambah 5% pada sesi pemberian pakan selanjutnya untuk mencegah udang kelaparan.
Sisa Sedikit (<10%): Jika dalam anco masih terdapat pakan yang tersisa dengan jumlah kurang dari 10%, maka pertahankan poris pakan ini. Pakan yang tersisa namun dalam jumlah sedikit menandakan pakan yang diberikan sudah cukup memenuhi kebutuhan udang.
Sisa Banyak (25% - 50%): Jika pakan yang tersisa di dalam anco cukup banyak, maka segera potong porsi pakan udang untuk sesi berikutnya. Kurangi pakan sebanyak 20% untuk mencegah penumpukan sisa pakan di dasar tambak.
Sisa Pakan Mendekati Utuh (>50%): Jika pakan yang tersisa sangat banyak atau mendekati utuh, maka sebaiknya pakan dikurangi 40% atau diberhentikan sementara. Pakan yang tersisa lebih dari 50% menandakan adanya masalah terhadap kualitas air atau kesehatan udang.
Baca Juga




Komentar