Strategi Penggunaan Lampu UV untuk Sterilisasi Air di Tambak Udang Intensif
- Redaktur: Audri Rianto
- 9 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Pembahasan mengenai kualitas air dalam budidaya udang tidak ada habisnya, karena memang tambak yang berhasil butuh air dengan kualitas yang terjaga. Manajemen kualitas air harus mutlak dipahami petambak demi menghindari kerugian.

Banyak teknologi yang bisa diadaptasi demi menjaga kualitas air, salah satunya ialah penggunaan sinar UV (ultraviolet). Meskipun teknologi ini masih tergolong baru di dunia tambak udang, namun manfaatnya cukup nyata.
Mengapa Lampu UV Penting untuk Tambak Udang?
Biasanya, untuk menangkal patogen penyakit, petambak melakukan sterilisasi dengan menggunakan bahan kimia seperti kaporit atau klorin. Sayangnya, bahan kimia ini tak jarang meninggalkan residu dalam tambak dan berpotensi mencemari daging udang.
Jadi, dengan adanya metode penggunaan sinar UV ini, residu bahan kimia bisa dihindari. Sinar UV yang efektif ialah yang memiliki panjang gelombang 254 nm, karena panjang gelombang tersebut dinilai efektif dalam menembus dinding sel patogen sekaligus merusak asam nukleat pada DNA dan RNA mereka.
Ketika sel mereka mengalami kerusakan, maka tidak ada kesempatan untuk bereplikasi, menginfeksi dan akhirnya mati.
Penggunaan UV di tambak udang terbukti ampuh dalam menekan populasi vibrio serta menonaktifkan partikel virus yang bisa datang dari mana saja.
Penempatan Strategis dalam Sistem Budidaya
Lampu UV tidak boleh dipasang sembarang supaya bisa berjalan optimal. Setidaknya ada tiga penempatan yang paling tepat.
Tandon
Air laut atau air payau yang akan digunakan haruslah disterilkan dulu menggunakan sinar UV untuk memastikan bibit penyakit musnah sejak awal budidaya dimulai.
Sistem Resirkulasi Air Tambak (RAS)
Jika tambak menggunakan sistem resirkulasi air, maka lampu UV baiknya dipasang di jalur filter biologis.
Hatchery (Pembenihan)
Tempat pembenihan juga harus dipasang lampu UV, karena larva udang sangat rentan terinfeksi penyakit. Adanya lampu UV di sana akan menjamin tingkat kehidupan larva udang.
Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas UV
Agar penggunaannya efektif, tambak harus dikondisikan dengan baik. Beberapa parameter yang perlu disesuaikan, seperti tingkat kecerahan air jangan sampai terlalu keruh supaya sinar UV bisa menembus air dengan baik.
Laju aliran jangan terlalu cepat, karena semakin cepat air mengalir maka paparan sinar UV aan semakin singkat, membuat sterilisasi tidak maksimal. Selain itu, pastikan watt lampu sesuai dengan debit air yang digunakan dalam tambak.
Perawatan berkala wajib dilakukan agar lampu UV tidak cepat rusak. Bersihkan kerak-kerak yang menempel di lampu UV secara rutin agar intensitas cahaya tidak terhalang.
Investasi pada sistem UV mungkin terasa besar di awal, namun secara jangka panjang sangat menguntungkan.
Dengan sterilisasi UV, petambak dapat mengurangi penggunaan antibiotik dan bahan kimia desinfektan. Selain itu, air yang telah disinari UV bisa langsung digunakan tanpa perlu masa tunggu netralisasi, sehingga mempercepat proses turnover antar siklus budidaya.
Baca Juga




Komentar