Strategi Jitu Stabilkan Suhu Tambak Saat Kemarau
- Redaktur: Audri Rianto
- 2 hari yang lalu
- 2 menit membaca
Musim kemarau untuk petambak bagaikan momok menakutkan. Kenapa petambak bisa seresah itu terhadap musim kemarau? Karena musim kemarau sering kali membuat ekosistem tambak menjadi tidak seimbang.
Hal yang sudah pasti akan terjadi adalah kenaikan suhu air. Dari suhu air yang naik ini bisa merembet ke mana-mana, mulai dari lonjakan salinitas, meningkatnya kepekatan nutrien hingga blooming alga.

Sumber: space-elements.in
Maka dari itu, petambak harus tahu cara mengontrol suhu air terlebih saat kemarau, supaya kualitas air tidak mengalami degradasi. Cara paling realistis yang bisa dilakukan ialah dengan memaksimalkan aerasi, artinya penggunaan kincir air harus dioptimalkan.
Mekanisme Kincir Air dalam Menurunkan Suhu Tambak
Kincir air memang bukan alat pendingin, tapi cara kerjanya bisa menciptakan prinsip fisika alami yang dapat membuat suhu air menurun dan stabil. Seperti ini tahapannya.
1. Memutus Stratifikasi Air
Ketika kemarau tiba, air tambak biasanya akan terbagi menjadi dua lapisan, yaitu lapisan panas di permukaan dan lapisan dingin di dasar.
Kincir tambak yang dimaksimalkan kinerjanya akan mengaduk dan mencampur kedua lapisan tersebut, membuat suhu air jadi lebih merata. Alhasil, air permukaan akan turun suhunya dan memiliki nilai yang sama dengan suhu air dasar.
2. Pendinginan Lewat Penguapan
Saat kincir berputar, tanpa sengaja ia akan menciptakan percikan air yang halus. Percikan air ini akan menguap di udara sambil membawa energi panas.
Semakin sering kincir bekerja, maka percikan yang dihasilkan juga semakin sering dan secara otomatis proses ini akan menurunkan suhu air tambak.
3. Meningkatkan Pertukaran Panas dengan Udara
Sirkulasi air yang dibuat oleh kincir membuat kontak air dengan udara meningkat. Di beberapa waktu, seperti pagi atau sore hari biasanya suhu udara akan lebih dingin.
Ketika kontak air dengan udara terjadi di dua waktu tersebut, maka hal itu juga bisa menurunkan suhu air. Artinya kincir harus terus hidup di dua waktu itu agar suhu air tambak terus stabil saat kemarau.
Tips Mengoptimalkan Penggunaan Kincir Air
Efek pendinginan dari kincir sifatnya terbatas, hanya akan terjadi jika kincir dihidupkan. Untuk itu, dibutuhkan strategi yang tepat supaya hasilnya bisa maksimal.
1. Waktu Operasional
Suhu puncak terjadi di siang hari, maka hidupkan kincir secara maksimal di waktu tersebut. Sementara di pagi dan sore, kincir tetap dihidupkan namun tidak perlu seintensif di siang hari supaya lebih hemat listrik.
2. Posisi Kincir
Tempatkan kincir dengan bijak, yakni dengan memperhatikan cakupannya. Pastikan gelombang yang dihasilkan bisa menjangkau seluruh area tambak, agar pencampuran air dan distribusi oksigen bisa terjadi di semua titik tambak.
3. Manajemen Air
Manajemen yang harus diperhatikan lebih pada tingkat kedalaman air tambak. Saat kemarau tentu air tambak rawan menguap dan menurunkan kedalaman air.
Jaga kedalaman air tetap di rentan 1,2 – 1,5 meter, supaya panas matahari tidak langsung merambak ke dasar. Cara menjaga kedalaman air tambak bisa dilakukan dengan memasukkan air tawar secara bertahap.
Baca Juga




Komentar