top of page

Pakan Fermentasi Baik Untuk Udang? Ketahui Faktanya

  • Redaktur: Audri Rianto
  • 6 jam yang lalu
  • 2 menit membaca

Pembudidaya udang pasti tahu bahwa pakan sangat memegang peranan penting dalam menjaga produktivitas tambak. Udang butuh asupan pakan harian yang banyak, maka tak heran biaya operasional yang dibutuhkan untuk pakan saja bisa mencapai 60% lebih.


 

Meski pakan yang diberikan dirasa cukup, tapi jika dilakukan dengan strategi yang tidak tepat maka pakan tidak akan bisa dicerna udang dengan maksimal. Metode fermentasi pakan dinilai bisa memaksimalkan daya cerna udang.

 

Apa Itu Fermentasi Pakan Udang?

Udang butuh banyak protein sebagai sumber energi dalam pertumbuhannya. Protein yang ada dalam pakan seringnya memiliki struktur kimia yang kompleks. Dengan dilakukan fermentasi, maka rantai panjang protein bisa diubah menjadi lebih sederhana, sehingga bisa diserap lebih baik oleh tubuh udang.

 

Bisa dikatakan bahwa pakan yang sudah difermentasi itu sama saja seperti sudah ‘dicerna’ terlebih dahulu di luar tubuh udang. Jadi, saat diberikan kepada udang, maka sistem pencernaan udang tidak lagi melakukan kerja berat, nutrisi yang ada bisa langsung diserap oleh usus udang tanpa ada kendala berarti.

 

Keuntungan Utama Pakan Hasil Fermentasi

Dengan melakukan fermentasi secara tepat, maka ada beberapa manfaat yang bisa langsung dirasakan oleh udang.


  • Meningkatkan Penyerapan Nutrisi 

    Dengan fermentasi, nutrisi termasuk protein akan diurai menjadi bentuk yang lebih sederhana, sehingga akan lebih mudah dicerna dan diserap oleh organ pencernaan udang.


  • Memperkuat Sistem Imun 

    Penyerapan nutrisi yang optimal tentu akan meningkatkan daya tahan tubuh udang dan membuatnya lebih tahan terhadap serangan penyakit. Tidak hanya itu, pertumbuhannya juga akan berjalan dengan lebih baik.


  • Menjaga Kualitas Air Tambak

    Saat nutrisi terserap dengan baik, maka kemungkinan nutrisi yang terbuang lewat feses menjadi kecil. Artinya, beban cemaran bahan organik terutama protein dalam air akan berkurang sehingga amonia dalam tambak tidak akan mudah muncul.

 

Risiko dan Hal yang Harus Diperhatikan

Memfermentasi pakan memang menawarkan banyak manfaat untuk udang. Namun, ketika diaplikasikan ke pakan komersil atau pabrikan,  ada beberapa risiko yang bisa terjadi dan patut diwaspadai oleh petambak.


  • Penurunan Nilai Energi 

    Pakan kemasan sejatinya sudah dibuat agar mudah dicerna udang, ketika dilakukan fermentasi maka ada kemungkinan nilai energi pakan bisa menurun karena dikonsumsi oleh mikroba pengurai.


  • Risiko Kontaminasi Patogen 

    Saat proses fermentasi dilakukan tidak steril, ada risiko terjadi kontaminasi patogen. Ini tentu sangat membahayakan udang, karena bisa meracuni udang dan malah membuatnya mati.


  • Penurunan Water Stability 

    Pakan kemasan yang siap cerna cenderung mudah hancur saat berada dalam air selama beberapa saat. Ketika dilakukan fermentasi, daya hancurnya bisa bertambah dan justru malah berpotensi meningkatkan nilai FCR karena akan ada banyak pakan yang tidak termakan akibat larut dalam air.



Baca juga

Komentar


bottom of page