top of page

Myonecrosis, Penyakit Udang yang Tidak Ada Obatnya

  • Redaktur: Audri Rianto
  • 1 hari yang lalu
  • 2 menit membaca

Ketika Anda memutuskan untuk membudidayakan udang, maka target utama yang harus Anda capai adalah kesehatan udang itu sendiri. Ketika udang sehat, maka budidaya akan berhasil dijalankan hingga panen tiba.


 

Menjaga kesehatan udang bukan perkara yang mudah, ada banyak tantangan yang harus dilewati, mulai dari menjaga kestabilan kualitas air hingga mencegah terjadinya infeksi penyakit. Berbicara mengenai penyakit udang, ada salah satu penyakit yang sampai saat ini belum ada obat pastinya.

 

Penyakit yang dimaksud adalah Myonecrosis atau banyak dikenal petambak dengan sebutan Myo. Penyakit ini sangat ditakuti petambak, karena jika sudah terinfeksi maka kesempatan untuk sembuhnya hampir mustahil. Penyakit ini punya tanda yang mencolok, yaitu perubahan warna pada otot udang, mulai dari putih keruh sampai yang terparah berwarna merah.

 

Apa Itu Myonecrosis?

Myonecrosis adalah penyakit yang disebabkan oleh Infectious Myonecrosis Virus (IMNV), yaitu sebuah virus yang menyerang jaringan otot rangka udang, mulai dari perut sampai ekor. Saat virus ini menginfeksi, ia akan membuat kerusakan parah di jaringan otot udang yang disebut dengan nekrosis.

 

Tanda fisik dari udang yang terinfeksi penyakit ini adalah berubahnya otot udang menjadi putih. Kondisi ini akan terus berlanjut, dari yang berwarna putih lama-kelamaan akan berubah menjadi kemerahan.

 

Warna kemerahan ini timbul akibat dari proses pemecahan pigmen dan pendarahan internal yang menandakan akibat dari kerusakan jaringan yang semakin meluas.

 

Mengapa Tubuh Udang Bisa Memerah?

Secara spesifik, selain kerusakan jaringan tubuh yang meluas, memerahnya tubuh udang juga disebabkan oleh pelepasan enzim hemoglobin. Saat terjadi kerusakan jaringan, maka sel-sel otot yang rusak akan melepaskan enzim tersebut ke aliran darah.

 

Enzim ini kemudian memecah hemoglobin menjadi bilirubin, yang merupakan pigmen berwarna kuning kecoklatan. Proses ini yang kemudian membuat tubuh udang dari luar tampak berwarna merah.

 

 

Faktor Penyebab dan Pemicu

Satu hal pasti yang harus diketahui oleh petambak adalah penyakit ini tidak muncul begitu saja, artinya ada beberapa faktor pemicunya.

 

Infeksi Virus IMNV

Virus ini penyebab utama dari penyakit Myo dan cara virus ini masuk ke dalam tambak bisa melalui benur yang tidak sehat atau benur tanpa sertifikat SPF (Specific Pathogen Free). Virus ini juga bisa masuk melalui saluran air dan penyebarannya juga bisa melalui kanibalisme, yaitu udang sehat memakan udang yang sakit.

 

Kualitas Air Buruk

Sama seperti penyakit udang pada umumnya, bisa muncul saat kualitas air menurun, seperti kadar amonia yang terlalu tinggi, pH berfluktuasi ekstrem yang membuat udang stres, turun imunitasnya sehingga rentan terinfeksi virus.

 

Padat Tebar Tinggi

Populasi udang yang terlalu tinggi membuat penyebaran virus lebih cepat, karena udang akan mengalami kontak fisik lebih sering.

 

Langkah Pencegahan dan Penanganan

Penyakit Myo tidak bisa disembuhkan secara total, artinya petambak hanya bisa melakukan pencegahan. Cara pencegahannya cukup mudah, cukup gunakan benur berkualitas dengan sertifikat SPF yang menandakan benur bebas dari infeksi virus.

 

Jaga kualitas air tetap optimal, jangan sampai muncul gas beracun seperti amonia. Terapkan biosekuriti ketat, termasuk melakukan sterilisasi dan penyaringan air yang akan digunakan di dalam tambak pemeliharaan. Terkhir, beri nutrisi tambahan dan probiotik untuk memperkuat daya tahan tubuh udang.



Baca Juga

bottom of page