top of page

Ilmuwan Spanyol Ubah Sisik Ikan jadi Kornea Mata

  • Redaktur: Audri Rianto
  • 1 jam yang lalu
  • 2 menit membaca

Ikan merupakan sumber protein hewani yang paling gampang dijumpai. Biasanya, orang hanya akan memanfaatkan daging ikan untuk dikonsumsi dan membuang bagian lainnya yang dianggap tidak bisa dikonsumsi.


Sumber: vietnam.vn

 

Sisik ikan termasuk anggota tubuh ikan yang selalu dibuang karena dianggap tidak bisa diolah. Selama ini hanya dianggap sampah, ternyata punya manfaat luar biasa. Peneliti asal Spanyol menemukan bahwa sisik ikan bisa dimanfaatkan untuk membuat kornea buatan, menggantikan kornea mata manusia.

 

Inovasi tentu merupakan sebuah kabar gembira, mengingat hingga saat ini donor kornea mata sangat sulit dijumpai. Dengan adanya inovasi ini, maka proses penyembuhan gangguan penglihatan berat tidak lagi menghadapi kendala.

 

Masalah Utama

Kornea merupakan bagian dari mata yang lunak dan transparan. Fungsinya adalah mengatur dan memfokuskan cahaya yang masuk, menyaring sinar UV dan melindungi mata dari kotoran.

 

Kornea mata bisa rusak kapan saja, dan kelemahannya adalah ketika rusak ia tidak punya kemampuan memperbaiki diri, jadi saat seseorang kerusakan kornea matanya maka ada kemungkinan ia mengalami kebutaan.

 

Dari dulu hingga saat ini, transplantasi kornea hanya berasal dari donor manusia, dan tidak semua orang mau mendonorkan korneanya. Ini tentu menjadi masalah, karena menurut data hanya 1 dari 70 pasien yang butuh transplantasi berhasil mendapatkan donor.

 

Mengapa Sisik Ikan?

Alasan mengapa para peneliti dari Universitas Granada memilih sisik ikan ialah karena sisik ikan punya karakteristik biologis yang luar biasa dan dianggap mampu menggantikan fungsi kornea mata manusia. Ada beberapa keunggulan lain dari sisik ikan.

 

1. Kandungan Kolagen Tipe I yang Murni

Sisik ikan punya kolagen tipe I yang sangat murni dengan struktur serat berlapis, mirip dengan susunan alami dari kornea mata manusia.

 

2. Proses Biokompatibilitas Tinggi

Dengan proses fisiokimia yang panjang dan kompleks, peneliti berhasil menghilangkan antigen ikan dari sisik sehingga tidak ada reaksi penolakan dari tubuh manusia. Hasilnya cukup memuaskan, membran transparan, tahan lama dan memiliki permeabilitas nutrisi yang sangat baik.


3. Mengubah Limbah Menjadi Bahan Berharga

Salah satu peneliti, Profesor Ingrid Garzon mengatakan bahwa temuan ini tidak hanya menjadi kabar baik di dunia medis, tetapi juga baik untuk perekonomian. Inovasi ini tentu akan menambah daftar produk baru yang bisa perdagangkan, dalam hal ini adalah sisik ikan yang dulu dianggap limbah sekarang memiliki nilai jual.

 

Menuju Era Donor Kornea yang Terjangkau

Keunggulan dari kornea berbahan sisik ikan ini adalah biaya produksinya rendah dan bisa diproduksi secara massal, jadi transplantasi kornea di masa depan tidak akan mengalami hambatan lagi. Harganya juga akan jauh lebih murah, sehingga tidak hanya orang kaya saja yang bisa merasakan manfaatnya.

 

Status Penelitian Saat Ini

Untuk saat ini, pengujian masih dilakukan pada hewan dan memang menunjukkan hasil yang positif. Inovasi ini rencananya juga akan segera diuji coba pada manusia, namun untuk sekarang prosedurnya masih menunggu verifikasi akhir.

 

Selain itu, Universitas Antwerp pernah mempublikasikan makalah pada tahun 2016 yang menyatakan bahwa jaringan dari sisik ikan memang kompatibel terhadap tubuh manusia, artinya potensi keberhasilan dari inovasi ini sangat tinggi sekali.



Baca Juga

 

Komentar


bottom of page