top of page

Dosis UV yang Tepat untuk Membasmi Patogen Penyakit

  • Redaktur: Audri Rianto
  • 8 jam yang lalu
  • 2 menit membaca

Sterilisasi air tambak sangat dibutuhkan dalam budidaya udang demi menghindari infeksi penyakit mematikan seperti White Spot Syndrome Virus (WSSV) dan Early Mortality Syndrome (EMS). Biasanya, petambak menggunakan bahan kimia seperti klorin untuk mensterilkan air tambak. Meski efektif, tak jarang bahan kimia ini meninggalkan residu.


 

Menghindari residu kimia itu, petambak kini mulai beralih menggunakan sinar UV. Namun, masih banyak petambak yang belum paham mengenai dosis tepat penggunaan UV ini.

 

Apa Itu Dosis UV?

Dalam penggunaan sinar UV, dosis yang tepat mengarah pada jumlah energi radiasi yang dipancarkan atau yang diterima oleh mikroorganisme yang ada di dalam air. Satuannya adalah

 

Dosis UV didefinisikan sebagai jumlah energi radiasi yang diterima oleh mikroorganisme dalam air. Satuan yang digunakan adalah millijoule per sentimeter persegi (mJ/cm2).

 

Nilai dosis ini didapat dari pengkalian intensitas lampu dengan waktu kontak air saat melewati sistem sterilisasi.

 

Standar Dosis UV Berdasarkan Target Patogen

Setiap patogen penyakit punya tingkat resistensi yang berbeda, jadi dosis radiasi UV juga harus disesuaikan dengan jenis patogen yang ditargetkan.

 

1. Bakteri (Vibrio spp.)

Untuk membasmi bakteri seperti Vibrio parahaemolyticus paparan UV yang ideal minimal 30 mJ/cm2. Vibrio relatif sensitive dengan paparan UV, jadi dosis tersebut sudah cukup ampuh untuk melumpuhkan 99,9% populasinya.

 

2. Virus (WSSV)

Selain bakteri, virus juga merupakan ancaman serius bagi udang vaname, salah satunya adalah White Spot Syndrome Virus (WSSV). Sama dengan vibrio, virus ini juga umumnya sudah mati jika terkena UV dengan dosis 30 mJ/cm2.

 

Namun, jika kondisi air kurang jernih biasanya virus akan semakin kuat. Dengan kondisi begitu, maka dosis UV bisa ditingkatkan menjadi 40-60 mJ/cm2.

 

3. Spora Jamur dan Parasit

Untuk jamur dan parasit, dosis yang dibutuhkan akan jauh lebih besar, karena dinding sel mereka jauh lebih tebal. Dosis minimal yang diperlukan adalah 100 mJ/cm2.

 

Faktor yang Mempengaruhi Kinerja UV di Tambak

Meskipun dosis yang digunakan sudah sesuai, namun kinerja UV bisa tidak efektif jika beberapa kondisi ini tidak dikontrol dengan baik.


Tingkat Kekeruhan (TSS) 

sinar UV tidak akan bekerja maksimal jika lumpur dan bahan organik pada tambak terlalu banyak, membuat air menjadi keruh. Kekeruhan yang terlalu pekat membuat sinar UV sulit menembus air dan mengincar patogen.

 

Aliran Air

Aliran air tak boleh terlalu cepat, karena dapat membuat paparan UV pada air terjadi terlalu singkat sehingga sterilisasi tidak optimal. Pastikan juga watt lampu sudah sesuai dengan debit air dalam tambak supaya sterilisasi maksimal.

 

Kebersihan Quartz Sleeve 

Kerak bisa mengumpul di selongsong kaca tempat lampu, jadi sebaiknya dibersihkan secara berkala supaya tidak menghalangi radiasi sinar UV.



Baca Juga

Komentar


bottom of page