Kamera AI Ungkap Perilaku Unik Udang Saat Makan
- Redaktur: Audri Rianto
- 2 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Saat ini, era digital sudah jauh berkembang, penggunaan Artificial Intelligence (AI) juga semakin masif di beberapa sektor, termasuk perikanan.
Dilansir dari mispeces.com, memanfaatkan teknologi saat ini, University of the West of Scotland (UWS) bekerja sama dengan Skretting Aquaculture Innovation baru-baru ini melakukan sebuah studi untuk mengungkap sisi lain dari kehidupan bawah air.
Berbekal kamera bawah air dengan basis AI, para peneliti mencoba untuk melihat perilaku udang di dalam kolam sebelum dan sesudah pakan diberikan.

Sumber: mispeces.com
Bagi petambak, ini tentu sebuah studi yang menarik untuk disimak, karena dengan memahami perilaku udang saat makan merupakan kunci dalam meningkatkan efisiensi pakan dan keberhasilan panen.
Teknologi AI: Mengintip Udang di Air Keruh
Tantangan dalam memperhatikan perilaku udang di dalam kolam adalah airnya yang selalu keruh. Dengan kamera canggih yang dilakukan peneliti, maka hal itu bisa mungkin terjadi.
Peneliti di sini menggunakan kamera dengan algoritma vision komputer canggih yang disebut YOLACT.
Sistem ini memang dirancang khusus untuk mendeteksi dan melacak gerakan secara akurat walaupun kondisi air keruh dengan jarak pandang yang rendah.
Kamera ini akan merekam setiap aktivitas udang di bawah air secara real time tanpa menimbulkan gangguan berarti bagi mereka.
Fenomena "Padat Merayap" di Zona Makan
Temuan yang cukup menarik dari penelitian ini adalah perilaku udang ketika pakan ditebar ke dalam kolam. Ada tiga perilaku yang ditunjukkan udang
Lonjakan Kecepatan: Udang akan berenang jauh lebih cepat setelah mereka mendeteksi adanya pakan.
Kepadatan Ekstrem: Di area pemberian pakan, konsentrasi udang bisa mencapai empat kali lipat lebih tinggi dibandingkan rata-rata kepadatan kolam biasanya.
Gerakan Erratic (Acak): Di dalam zona makan, gerakan udang menjadi tidak beraturan. Ini adalah indikator fisik dari pencarian makanan yang intens dan kompetisi antar individu.
Perbedaan Perilaku Siang dan Malam
Selain perilaku makan, penelitian ini juga mendeteksi perilaku udang di siang dan malam hari. Ternyata, distribusi udang di dalam kolam sangat dipengaruhi oleh waktu. Ketika siang hari, udang cenderung berkumpul di tengah kolam.
Ketika malam tiba, udang akan menyebar secara merata ke seluruh penjuru kolam. Dari temuan itu, para ahli menduga bahwa perilaku udang tersebut sangat terkait dengan jumlah pelet dalam kolam.
Ketika pelet mulai habis, maka udang akan berpencar mecari sumber makan alami yang tersebar di seluruh areal kolam. Informasi ini sangat berguna bagi petambak untuk mengetahui di mana saja titik penebaran pakan yang efektif.
Menuju Era Akuakultur yang Presisi
Walaupun terdengar remeh, namun riset ini sangat penting bagi masa depan tambak udang, terlebih untuk mencapai efisiensi biaya.
Mengetahui perilaku makan udang membuat petambak lebih memahami cara pemberian pakan yang benar, sehingga tidak terjadi overfeeding dan pemborosan pakan.
Integrasi antara pemantauan visual (AI) dan sensor suara (akustik) membuka jalan bagi sistem pemberian pakan otomatis yang lebih pintar.
Sistem ini dapat mendeteksi kapan udang benar-benar lapar dan kapan mereka sudah kenyang, sehingga pemberian pakan menjadi jauh lebih tepat sasaran.
Baca Juga




Komentar