Solusi Masa Depan Akuakultur, Mikrokapsul Sinbiotik Pengganti Antibiotik
- Redaktur: Audri Rianto
- 10 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Indonesia saat ini tengah gencar meningkatkan produksi perikanannya, apalagi Indonesia sendiri memiliki cita-cita menjadi raja udang dunia. Untuk mewujudkan cita-cita itu, Indonesia harus menghadapi tantangan yang sulit.

Serangan penyakit terus menghantui pembudidaya, seakan berusaha menjatuhkan Indonesia untuk menggapai mimpinya. Selama ini, pembudidaya ikan dan udang selalu mengandalkan antibiotik untuk mengatasi penyakit, namun antibiotik justru menimbulkan masalah baru berupa resistensi antimikroba (AMR).
Hal ini bisa diartikan bahwa senjata (antibiotik) yang selama ini dipakai untuk melumpuhkan musuh (vektor penyakit) justru punya kecenderungan membuat musuh menjadi lebih kuat.
Selain resistensi antimikroba, antibiotik juga menyebabkan residu berbahaya para produk perikanan yang sangat ditentang oleh pasar internasional. Tidak hanya itu, antibiotik juga berpotensi mencemari lingkungan perairan.
Permasahalan ini kemudian menarik perhatian Prof. Munti Yuhana, Guru Besar FPIK IPB University. Ia lantas menciptakan sebuah inovasi mutakhir yang dapat menyelamatkan dunia akuakultur.
Inovasi tersebut diberi nama Mikrokapsul Sinbiotik (MS), yang digadang-gadang akan menjadi strategi preventif terbaik untuk menggantikan antibiotik.
Apa Itu Mikrokapsul Sinbiotik?
Mikrokapsul Sinbiotik merupakan proses memasukkan sinbiotik ke dalam kapsul berukuran mikron. Apa itu sinbiotik? Sinbiotik merupakan gabungan dari probiotik (bakteri baik) dan prebiotik (sumber pakan bakteri baik).
Bakteri baik dikenal sangat sensitif terhadap lingkungan. Mereka sangat mudah mati akibat suhu udara sehingga masa simpannya sangat terbatas. Artinya, probiotik tidak efektif jika dicampur langsung ke pakan.
Dari sinilah peran Mikroenkapsulasi masuk, dengan mengandalkan spray drying, bakteri dan sumber pakannya dibungkus ke dalam kapsul pelindung berukuran kecil. Hasilnya, bakteri bisa hidup lebih stabil bahkan tahan disimpan berbulan-bulan di dalam pakan.
Keunggulan Utama Mikrokapsul Sinbiotik bagi Ikan dan Udang
Mencampur Mikrokapsul Sinbiotik dalam pakan merupakan upaya membentuk benteng pertahanan dari dalam tubuh organisme. Inovasi ini terbukti dapat meningkatkan sistem imun ikan dan udang melalui peningkatan ekspresi gen imun secara signifikan.
Probiotik yang stabil jumlahnya akan mengacak-acak sistem quorum sensing (sistem komunikasi antar bakteri patogen) dengan cara mengacaukan sinyal komunikasi mereka, sehingga gagal menyerang jaringan tubuh ikan dan udang.
Mikrokapsul mampu menciptakan ekosistem usus yang lebih sehat dengan cara menambah keragaman mikroba bermanfaat seperti Bacillus sp. dan Weissella sp. di saluran pencernaan.
Dalam uji coba yang dilakukan pada udang dengan infeksi bakteri Vibrio spp. dan virus IMNV sekaligus, hasil yang diberikan sangat memuaskan. Meskipun sudah terinfeksi kedua penyakit itu, udang yang diberi mikrokapsul sinbiotik tetap tumbuh besar dan sehat serta mampu bertahan hidup meskipun lingkungannya buruk.
Menuju Akuakultur Regeneratif dan Berkelanjutan
Menurut Prof. Munti, penggunaan mirokapsul ini akan membuka pintu menuju akuakultur regeneratif yang mengedepankan kesehatan lingkungan dan konsumen karena bebas dari residu bahan kimia.
Dengan integrasi pendekatan ‘omics’ dan teknologi nano, Indonesia memiliki peluang besar untuk memimpin pasar perikanan global dengan produk yang lebih sehat, adaptif terhadap perubahan lingkungan, dan tentunya berkelanjutan.
Baca Juga




Komentar