Indonesia Jadi Kiblat Dunia dalam Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan
- Redaktur: Audri Rianto
- 27 Feb
- 2 menit membaca
Dalam sektor perikanan, Indonesia termasuk punya andil besar di pasar internasional. Selain ekspor produk yang konsisten hampir setiap tahun, cara produksinya juga dianggap sudah baik dan berkelanjutan.

Sumber: antaranews.com
Hal ini disampaikan langsung oleh Marine Stewardship Council (MSC) pada pertemuan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) yang berlangsung di Reykjavik, Islandia. MSC sendiri adalah lembaga yang selama ini menetapkan standar perikanan tangkap yang aman dan lestari.
Lembaga itu mempercayakan Indonesia untuk menjadi model dalam pengelolaan perikanan berkelanjutan.
Menjadi contoh bagi negara lain dalam menerapkan perikanan berkelanjutan merupakan prestasi yang membanggakan bagi Indonesia.
Kolaborasi Strategis: Kunci Sukses Tata Kelola Perikanan
Menurut MSC, rahasia Indonesia yang sukses menunjukkan kemajuan nyata dalam menerapkan perikanan lestari adalah kolaborasi lintas sektor.
Dilansir dari antaranews.com, Indonesia dianggap mampu menyatukan beberapa elemen krusial, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, lembaga riset sampai nelayan kecil.
Kemampuan ini ternyata tidak ada di negara lain, karena mereka kebanyakan hanya mengandalkan regulasi dari pemerintah.
Pendekatan yang dilakukan Indonesia terbukti berhasil dalam menciptakan perbaikan secara menyeluruh dari hulu ke hilir.
Memberdayakan Nelayan Skala Kecil ke Standar Global
Indonesia sendiri mempercayakan nelayan kecil sebagai garda terdepan, karena merekalah yang langsung terjun ke lapangan. Nelayan-nelayan ini kemudian didorong oleh pemerintah untuk mengikuti standar internasional, seperti:
Meningkatkan Kualitas Data: Memastikan jumlah tangkapan terukur dengan akurat.
Transparansi Kelola: Menciptakan sistem yang jujur dan dapat dilacak.
Penerapan Harvest Control Rules: Aturan main kapan ikan boleh ditangkap dan kapan harus dibatasi agar stok tetap terjaga.
Respon yang diberikan para nelayan juga bagus, mereka mau mengikuti instruksi yang diberikan. Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan Ekonomi Biru yang diusung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang memprioritaskan keseimbangan antara ekologi dan ekonomi.
Dampak Positif bagi Ekonomi Nasional
Menjadi model dalam penerapan perikanan yang aman dan berkelanjutan di forum internasional tidak semata hanya sekadar kebanggaan diplomatik. Pengakuan dari MSC ini juga memberikan dampak yang lebih besar terhadap produk perikanan Indonesia.
Kredibilitas produk perikanan Indonesia akan meningkat di mata dunia. Pada akhirnya, konsumen internasional akan lebih percaya bahwa produk perikanan Indonesia dikelola dengan tepat dan aman.
Ini tentu membuka peluang ekspor yang lebih luas, terutama ke pasar Eropa yang selama ini lebih mengutamakan produk yang terjamin kelestariannya.
Menuju Masa Depan Perikanan yang Lestari
Berangkat dari forum internasional tersebut, kini Indonesia sudah dianggap sebagai negara yang aktif berbagi pengalaman dalam melakukan tata kelola sumber daya kelautan yang asri.
Komitmen berkelanjutan antara pemerintah dan mitra internasional seperti MSC diharapkan tidak hanya menghasilkan kemajuan teknis, tetapi juga memastikan bahwa laut Indonesia tetap menjadi sumber kehidupan bagi generasi mendatang.
Baca Juga




Komentar