top of page

Benarkah Ikan Sapu-Sapu Pemakan Kotoran? Ini Faktanya

  • Redaktur: Audri Rianto
  • 2 hari yang lalu
  • 2 menit membaca

Ikan sapu-sapu merupakan spesies ikan yang banyak hidup di sungai-sungai Indonesia dan sudah tidak asing di kalangan pecinta aquascape. Biasanya, pemilik akuarium membeli ikan ini dengan tujuan untuk menyedot kotoran-kotoran yang ada di dasar dan dinding akuarium. Hal ini didasari dari cara ikan ini bergerak yang seolah-olah sedang menyedot, seperti penyedot debu.


 

Dari situ timbul pertanyaan, apakah benar gerakan tersebut memang ditujukan untuk bersih-bersih kotoran yang ada di sekitarnya? Mari kita bedah faktanya secara mendalam.

 

Benarkah Ikan Sapu-sapu Memakan Kotoran Ikan Lain?

Pecinta ikan hias yang hobi memelihara ikannya di dalam akuarium sering membeli ikan sapu-sapu dengan harapan mereka tak perlu membersihkan akuariumnya secara rutin, karena kotoran ikan yang ada di dalam akuarium akan dimakan oleh ikan sapu-sapu, sehingga akuarium akan terus bersih.

 

Anggapan ini ternyata salah kaprah, karena faktanya ikan sapu-sapu tidak memakan kotoran ikan lain. Pada habitatnya, ikan sapu-sapu memang suka memakan alga dan lumut. Memeliharanya di dalam akuarium mungkin bisa mengurangi pertumbuhan lumut, namun tidak dengan kotoran (feses) yang dihasilkan oleh ikan lain.

 

Meski begitu, Anda yang memelihara ikan sapu-sapu di akuarium tetap harus memberinya makan secara rutin. Jangan hanya mengandalkan pertumbuhan alami lumut dan alga dalam akuarium, karena itu sama saja membiarkannya kelaparan. Beri saja sayuran seperti sawi atau timun, karena ikan sapu-sapu juga termasuk ikan yang suka makan sayuran.

 

Ikan Pembersih Justru Menambah Limbah

Fakta unik lainnya dari ikan pembersih ini adalah ia memiliki metabolisme yang sangat tinggi. Selama ada alga dan lumut di akuarium, ikan sapu-sapu tidak akan berhenti makan. Aktivitasnya yang terus makan juga dibarengi dengan produksi kotoran yang banyak.

 

Jika akuarium yang Anda punya terlalu kecil namun Anda tetap ngotot memasukkan ikan sapu-sapu ke dalamnya, maka kadar amonia dalam air justru bisa meningkat drastis. Jadi, alih-alih membersihkan, ikan sapu-sapu malah akan menyumbang limbah pada akuarium.

 

Benarkah Ikan Sapu-Sapu Beracun?

Ikan sapu-sapu sangat lazim ditemukan di sungai-sungai Indonesia, terutama di kota-kota besar dengan tingkat polusi yang tinggi. Daya hidup ikan ini memang sangat kuat, karena bisa hidup normal di perairan tercemar dengan oksigen terbatas.

 

Ikan sapu-sapu juga dapat menyerap segala nutrisi yang ada di perairan tersebut, termasuk mengakumulasi logam berat seperti merkuri dan timbal di dalam dagingnya. Hal inilah yang kemudian membuat ikan ini menjadi berbahaya untuk dikonsumsi, karena bisa menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan.

 

Kesimpulan

Bisa disimpulkan bahwa ikan sapu-sapu bukanlah ikan pemakan kotoran, jadi tidak bisa dipelihara dengan tujuan untuk membersihkan kotoran ikan di akuarium, namun ikan ini cocok dijadikan sebagai asisten dalam mengontrol pertumbuhan lumut. Menjaga kebersihan akuarium tetap menjadi tanggung jawab pemiliknya melalui penggantian air secara rutin dan filtrasi yang baik.



Baca Juga

 

Komentar


bottom of page