Arab Saudi Terima Kembali Udang Indonesia, Peluang Ekspor Nasional Menguat
- Redaktur: Audri Rianto
- 28 Mei
- 2 menit membaca
Ekspor udang dan produk olahannya ke Arab Saudi sempat dihentikan karena pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk menarik izin impor produk udang dari Indonesia. Hal ini cukup berdampak bagi sektor perikanan Indonesia, karena kehilangan salah satu pasar berpotensi.
Setelah delapan bulan tanpa kejelasan, akhirnya pemerintah Arab Saudi resmi menghentikan larangan tersebut, izin pun kembali dibuka. Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi pelaku industri di Indonesia.

Sumber: harianjogja.com
Dilansir dari kontan.co.id, keputusan membahagiakan itu diumukan langsung oleh otoritas pangan Arab Saudi, Saudi Food and Drug Authority (SFDA). Mereka menyetujui Indonesia untuk kembali mengekspor udang ke negara mereka.
Pengumuman ini disambut secara antusias oleh Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso. Ia lantas meminta seluruh pelaku usaha untuk memanfaatkan momentum ini dengan cara mempersiapkan produk semaksimal mungkin dengan kualitas sebaik mungkin.
Ekspor Udang RI Sempat Terhambat Selama Delapan Bulan
Alasan mengapa Arab Saudi melarang Indonesia mengekspor udangnya ke sana dipicu oleh temuan kontaminasi Cesium-137. Indonesia memang sempat kecolongan terkait kontaminasi zat tersebut, untungnya cepat ketahuan sehingga Indonesia punya waktu untuk berbenah.
Kontaminasi tersebut membuat pemerintah Arab Saudi menangguhkan izin ekspor beberapa eksportir dari Indonesia. Selama penangguhan berlangsung, pemerintah memang terus melakukan komunikasi intensif dengan pihak Arab Saudi.
Setelah Indonesia benar-benar memastikan udang yang diekspor aman dan bersih dari kontaminasi, akhirnya setelah 8 bulan berlalu, SFDA memutuskan untuk kembali memberikan izin impor udang dari Indonesia.
Peluang Besar di Pasar Timur Tengah
Kembali diterimanya udang Indonesia di Arab Saudi memberikan dampak strategis terhadap perikanan nasional. Mengapa demikian? Arab Saudi dikenal salah satu negara dengan permintaan produk makanan laut tertinggi, termasuk udang beku.
Permintaan yang tinggi ini tentu membuat Arab Saudi menjadi salah satu negara tujuan ekspor potensial yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Kembali dibukanya keran ekspor oleh Arab Saudi ini harus dimanfaatkan dengan baik, artinya pasar sudah kembali percaya dengan produk Indonesia.
Kepercayaan ini adalah modal bagi Indonesia untuk terus membuka peluang ekspansi ke negara-negara Timur Tengah lainnya.
Pemerintah Dorong Eksportir Tingkatkan Standar Kualitas
Akses ekspor ke Arab Saudi kembali dibuka, bukan berarti para eksportir mulai kendor dalam mengawasi produknya. Pemerintah terus mengingatkan bagi para pelaku usaha untuk terus menjaga standar mutu dan keamanan pangan.
Pengawasan harus dilakukan mulai dari proses budidaya, pengolahan hingga distribusi, supaya tidak terjadi kontaminasi zat berbahaya seperti sebelumnya.
Selain itu, pemerintah juga tidak hentinya mendorong eksportir untuk memperkuat sertifikasi dan memperluas diversifikasi pasar, supaya produk Indonesia bisa dikenal lebih luas lagi di pasar internasional.
Prospek Ekspor Udang Indonesia Tahun 2026
Dibuka kembali izin ekspor ke Arab Saudi tentu meningkatkan prospek ekspor udang Indonesia di tahun 2026 ini. Dengan tambahan pasar Arab Saudi, maka perikanan nasional punya peluang untuk meningkatkan volume pengiriman ke Timur Tengah sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemasok udang terpercaya di dunia.
Baca Juga




I've read through a lot of material on this subject over the past few months and this web article holds up well against the best of it. The depth is appropriate, the tone is measured, and nothing feels recycled from other sources. There's a clear editorial voice running through it that reflects genuine thought about what the reader needs. I found it equally useful as a reference to return to and as an actual read from start to finish. Already pointed three colleagues toward it. Solid work throughout.
I've been building up a reading list on this subject and added this after following an invitation to visit us before going further with my research. It has more than earned its place on that list. The depth here is appropriate, the tone is measured, and nothing feels recycled from other sources. The writing reflects genuine thought about the subject from someone who clearly understands it well. I found it equally useful as a reference and as an actual read from beginning to end. Solid work throughout.
Reading this featured article reminded me of what it feels like to encounter writing that has been genuinely crafted rather than just produced. The care shows in the word choices, the pacing, and the willingness to acknowledge where things are genuinely uncertain. I came away more capable of engaging with the subject than I was when I started. I've already sent the link to four people this week and the responses have all been positive. That kind of consistent endorsement says something about the quality of the work. Really excellent throughout.
I was deep into research when I stopped to view the article and it turned out to be the most useful thing I found that entire session. The explanations are well-calibrated — detailed enough to be genuinely useful, clear enough not to slow you down. The author acknowledged the areas where things are genuinely complicated rather than presenting everything as settled. That kind of intellectual honesty makes the content more credible and trustworthy. I've shared it with my team and the response was positive. Really well done.
I don't always follow through when someone says to see the post but this recommendation came from someone whose judgment I trust on these things. The piece delivered fully on what was implied. The author earns trust early through the quality of the distinctions drawn and maintains it throughout by never reaching beyond what the material actually supports. I found the sections on the less obvious aspects of the topic particularly valuable. Already pointed several colleagues toward it. Really strong work.