top of page

Stok Ikan Nasional Dipastikan Aman Meski Diterpa El Nino

  • Redaktur: Audri Rianto
  • 1 hari yang lalu
  • 2 menit membaca

Peningkatan suhu udara di wilayah Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan, apalagi diperparah dengan jarangnya turun hujan membuatnya terasa semakin gerah. Suhu udara yang meningkat ini bukanlah kemarau biasa, melainkan sebuah fenomena alam yang disebut dengan Godzilla El Nino.


 

Fenomena ini tentu sangat berdampak terhadap perubahan iklim, apalagi pusat dari Godzilla El Nino ini terjadi di Samudera Pasifik yang juga termasuk wilayah perairan Indonesia.

 

Ancaman perubahan iklim ini tidak main-main, terutama bagi sektor perikanan karena bisa mempengaruhi jumlah tangkapan nelayan. Setelah sebelumnya pemerintah bungkam, kali ini pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan pernyataan yang cukup menenangkan.

 

KKP menegaskan bahwa stok ikan nasional saat ini dalam kondisi aman, sehingga masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Kepastian ini tentu menjadi berita baik bagi stabilitas pangan nasional, artinya harga ikan akan tetap stabil meskipun dibayangi oleh El Nino yang ekstrem.

 

Proyeksi Produksi Ikan Nasional 2026

KKP telah menggelar rapat kerja bersama dengan Komisi IV DPR RI, di sana KKP memaparkan data yang mengindikasikan stok ikan nasional berada dalam kategori aman, setidaknya sampai Juni 2026.

 

Dengan data yang ada, pemerintah tetap optimis bahwa dinamika El Nino dan konflik global yang saat ini berlangsung tidak akan mengganggu distribusi komoditas perikanan di wilayah Indonesia.

 

Selama 2026 ini, sektor perikanan memang menunjukkan performa yang baik. KKP mengatakan bahwa pada periode April sampai Desember 2026, total produksi diperkiran bisa menembus angka 10,57 juta ton. Jumlah sebanyak itu didapat dari gabungan perikanan tangkap sebesar 5,42 juta ton dan perikanan budidaya 5,15 juta ton.

 

KKP bisa memprediksi seperti ini didasarkan dari data yang tercatat selama beberapa tahun terakhir, yang mana pertumbuhan rata-rata produksi perikanan mencapai 3,8%.

 

Tantangan El Nino dan Perubahan Iklim

Walaupun data menunjukkan kenaikan yang cukup baik, namun KKP tetap waspada dengan EL Nino yang terjadi di tahun ini. Sebab, El Nino ekstrem ini bisa memberikan risiko nyata terhadap ekosistem laut, seperti peningkatan salinitas yang bisa membahayakan ikan budidaya serta degradasi ekosistem yang dapat merusak habitat alami biota laut, termasuk komoditas perikanan tangkap.

 

Demi mencegah risiko tersebut, KKP melakukan langkah pencegahan strategis seperti penggunaan teknologi budidaya yang efisien, meningkatkan kualitas benih dan pakan serta menerapkan praktik perikanan ramah lingkungan.

 

Dukungan DPR

Ketahanan pangan tidak bisa hanya bertumpu pada proses produksinya saja, tapi harus diimbangi dengan proses distribusi yang lancar. Dilansir dari koran-jakarta.com, kali ini, KKP mendapat dukungan dari Komisi IV DPR RI dalam memperkuat sistem logistik.

 

Beberapa poin yang ditekankan seperti penyediaan BBM subsidi untuk nelayan, perbaikan sarana dan prasarana yang ada di pelabuhan perikanan guna memperlancar distribusi dan stabilisasi harga ikan di tingkat lokal dan nasional.



Baca Juga


Komentar


bottom of page