top of page

Perbedaan Ikan Sidat dan Belut. Jangan Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya

  • Redaktur: Audri Rianto
  • 1 hari yang lalu
  • 2 menit membaca

Berbicara mengenai ikan sidat dan belut, ketika dilihat beberapa saat, memang seperti tidak ada yang berbeda. Bentuk tubunya yang sama-sama panjang, licin dan mirip ular membuat banyak orang salah sangka kalau keduanya adalah spesies yang sama.

 

Padahal, baik secara ilmiah maupun habitat, keduanya punya perbedaan yang mencolok. Supaya tidak keliru lagi, artikel ini akan menjelaskan apa-apa saja perbedaan dari keduanya.

 

Ikan Sidat


Ikan sidat termasuk ikan sejati dari genus Anguilla. Ikan ini punya siklus hidup yang berbeda dari ikan lainnya, yaitu bersifat katadromous. Apa itu? Ikan dengan siklus hidup katadromous akan hidup dan tumbuh besar di air tawar, seperti sungai atau danau. Namun, saat akan bertelur mereka pergi bermigrasi ke laut.

 

Dilihat dari fisiknya, ikan sidat punya sirip yang lengkap seperi ikan lain. Sidat punya sirip dada serta sirip punggung yang memanjang dan menyatu dengan anusnya. Tubuhnya memang terlihat licin dan berlendir, namun ia tetap punya sisik halus di sekujur tubuhnya.

 

Ikan sidat punya rasa daging yang gurih, bertekstur lembut dan tebal. Harga ikan sidat juga relatif mahal, karena populasinya di Indonesia cukup langka, sehingga untuk mendapatkannya harus langsung berburu di alam liar.

 

Belut


Belut termasuk golongan ikan, namun bukan ikan sejati. Alasannya karena belut tak punya sirip dan sisik di tubuhnya. Belut masuk ke dalam famili Synbranchidae yang hidup di air tawar berlumpur seperti sawah, rawa atau parit serta tidak bermigrasi ke laut seperti sidat.

 

Dari segi adaptasi, belut lebih unggul dibanding sidat, karena belut bisa hidup di lingkungan ekstrem yang minim air dan oksigen.

 

Belut punya daging yang padat, tapi aromanya lebih kuat (semacam bau tanah). Walaupun dagingnya enak, namun karena aromanya terlalu kuat, banyak orang jadi tidak suka. Bila dibandingkan dengan sidat, harga belut lebih merakyat dan sangat mudah ditemui di pasar tradisional.

 

Perbedaan Ikan Sidat dan Belut Secara Singkat

Dari semua penjelasan di atas, bisa kita tarik kesimpulan mengenai perbedaan utama antara ikan sidat dan belut. Dari sisi klasifikasi, sidat termasuk ikan sejati sementara belut tidak. Dari habitatnya, ikan sidat hidup di air tawar dan laut, sedangkan belut hanya hidup di air tawar yang berlumpur.


Perbedaan lain terletak di tubuhnya, sidat punya sirip dan sisik sementara belut tidak punya keduanya. Tubuh belut lebih polos, berlendir dan licin. Namun, keunggulan belut terletak di harganya yang lebih murah, sehingga semua kalangan bisa menikmatinya

 

Penutup

Meskipun keduanya terlihat serupa, namun tetap saja kedunya merupakan spesies yang berbeda. Perbedaan ini penting diketahui agar tidak salah dalam memilih bahan makanan, menentukan harga jual, maupun memahami nilai gizinya.


Dengan memahami perbedaan ikan sidat dan belut, Anda bisa menjadi konsumen yang lebih cerdas dan tidak lagi tertukar saat berbelanja ataupun saat mengolahnya.



Baca Juga

 

bottom of page