Ikan Mas: Hidangan Lezat di Indonesia, Jadi Hama Invasif di Luar Negeri
- Redaktur: Audri Rianto
- 5 hari yang lalu
- 2 menit membaca
Ikan mas termasuk ikan populer di Indonesia, karena rasanya yang gurih, cocok dimasak apa saja dan yang paling penting harganya terjangkau. Satu-satunya hal yang paling tidak disukai dari ikan mas ialah durinya yang banyak.

Sumber: kompas.com
Kalau di Indonesia hal yang paling tidak disuka dari ikan mas adalah durinya, berbeda dengan beberapa negara seperti Amerika Serikat, Kanada dan Inggris yang sama sekali tidak menyukai ikan mas karena dianggap hama perusak.
Di sana, ikan mas dianggap musuh ekosistem dan menjadi ancaman serius terhadap lingkungan. Mengapa bisa seperti itu? Berikut ini alasannya.
Mengapa Ikan Mas Menjadi Hama?
Di Indonesia, ikan mas termasuk ikan budidaya yang dirawat dan dibesarkan secara khusus pada kolam budidaya. Melihatnya di kolam membuat orang berasumsi bahwa ikan mas termasuk ikan yang rentan yang tidak bisa hidup tanpa bantuan aerator.
Faktanya tidak demikian, sebab ikan mas di alam liar justru bersifat invasif. Przemek Bajer, akademisi dari University of Minnesota mengatakan jika ikan mas termasuk ikan yang handal, kemampuan adaptasinya luarbiasa serta cara ia berkembang biak juga sangat cepat.
Dengan kemampuannya itu, ikan mas hampir mendominasi perairan yang ada di Amerika Serikat, Australia, hingga sebagian Eropa. Akibat dominasinya yang tak terkendali, ada dampak negatif yang kemudian ditimbulkan, seperti hancurnya vegetasi, kualitas air rusak hingga menciptakan kompetisi dalam memperebutkan sumber makanan dengan ikan asli.
Fenomena Ikan Mas Raksasa di Amerika Serikat
Ikan di Amerika Serikat termasuk ikan hias populer, karena memang warnanya mencolok dan terlihat indah di dalam akuarium. Biasanya, ikan ini hanya tumbuh sekitar 5cm, namun saat dilepas ke alam liar ikan ini justru bisa tumbuh sampai 38cm.
Temuan tersebut tercatat berada di Danau Keller, Burnsville, Minnesota dan sempat membuat heboh. Ukurannya tersebut dianggap tidak normal bagi sebagian besar warga AS, sehingga banyak menyebutkan bahwa ikan mas tersebut adalah ikan mas raksasa.
Selain berukuran jumbo, ledakan populasinya juga terjadi secara masif hingga otoritas setempat melarang warga untuk melepas ikan mas ke perairan umum.
Dominasi Ikan Mas di Kanada
Ledakan populasi ikan mas secara tidak wajar juga terjadi di Kanada, tepatnya di Ontario. Lonjakan populasi ini tercatat mulai terjadi di tahun 2015. Sudah banyak cara yang dilakukan otoritas setempat untuk menurunkan populasinya, sayangnya belum ada yang membuahkan hasil maksimal.
Terakhir, ada wacana penggunaan bahan kimia untuk membasmi ikan mas di sana. Walaupun dinilai manjur, namun risikonya dapat membunuh ikan asli dan menimbulkan residu yang berbahaya.
Ancaman Tiga Kali Lipat di Inggris
Ikan mas di inggris justru dianggap lebih agresif dari ikan invasif lainnya, menurut riset dari Queen’s University Belfast. Ikan mas sangat toleran dengan iklim Eropa Utara, membuatnya dapat hidup bebas tanpa gangguan.
Pada kondisi ekstrem sekalipun, ikan mas bisa terus hidup sambil mengonsumsi sumber daya hingga menyebabkan ketidakseimbangan keanekaragaman hayati.
Baca Juga




Komentar