Tata Letak Anco Tambak Udang yang Benar
- Redaktur: Audri Rianto
- 2 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Sebagai petambak, harus diakui bahwa tujuan akhir yang ingin dicapai dalam membudidayakan udang adalah keuntungan maksimal. Untuk mendapatkan keuntungan maksimal, petambak harus bisa meminimalkan biaya produksi.

Sumber: aouongdidong.com
Manajemen pakan termasuk salah satu cara mengurangi pemborosan biaya produksi, karena memang pakan termasuk yang paling banyak mengambil porsi biaya produksi.
Jika tidak diatur dengan baik yang ada petambak malah melakukan pemborosan dengan memberi pakan secara berlebihan.
Dalam tambak, anco adalah alat yang dapat membantu petambak mengatur porsi pakan udang. Pemantauan anco secara tepat membantu petambak mengetahui kebutuhan pakan udang, sehingga pemberian pakan bisa disesuaikan (tidak overfeeding).
Namun, anco tidak bisa berfungsi dengan baik jika tata letaknya di tambak salah. Untuk mencegah kesalahan itu, simak artikel di bawah ini.
Mengapa Posisi Anco Sangat Krusial?
Pada dasarnya, anco adalah alat komunikasi antara petambak dan udang. Jika tata letaknya salah, komunikasi tidak akan berjalan dengan baik. Data anco menjadi tidak tepat, akibatnya petambak bisa salah persepsi.
Petambak jadi buta data, tidak tahu apakah pakan benar-benar habis dimakan udang atau habis karena terbuang ke dasar tambak. Ini bahaya, karena bisa jadi porsi pakan yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhan udang. Bisa saja kurang dari kebutuhan atau malah melebihi kebutuhan.
Prinsip Utama Tata Letak Anco pada Tambak
Supaya data yang diperoleh valid, ikuti beberapa tips berikut.
1. Jarak dari Pematang Tambak
Beri jarak antara anco dengan pematang tambak, setidaknya 2 sampai 3 meter. Selanjutnya, pilih area dasar tambak yang datar, supaya anco bisa duduk dengan baik di dasar tambak (tidak miring).
2. Hindari Arus Langsung Kincir Air
Jangan pernah letakkan anco langsung di jalur arus kincir, karena bisa membuatnya tidak stabil. Ketika arus kincir yang kuat mengenai anco, maka pakan dalam anco bisa keluar dan hanyut sebelum udang sempat menyentuhnya. Untuk itu, letakkan anco di area yang arusnya tenang.
3. Jauhi Area Penumpukan Lumpur
Hindari area tambak yang dasarnya terlalu banyak lumpur, karena area yang seperti ini sangat beracun dan udang biasanya menghindari area seperti ini. Carilah area tambak yang bagian dasarnya datar dan padat, terutama yang menjadi tempat udang biasa melakukan aktivitas.
4. Distribusi Merata Mengelilingi Tambak
Jangan letakkan anco di satu titik tambak saja, usahakan menyebar ke seluruh area. Hal ini dilakukan supaya data yang didapat lebih akurat dan mewakili populasi udang secara keseluruhan.
Berapa Jumlah Anco yang Ideal per Petak?
Untuk jumlah anco yang ideal untuk satu petak tambak, petambak bisa menyesuaikannya dengan luas petak.
Jika petakan tambak kecil dengan ukuran kurang dari 1.000 m² cukup menggunakan 2-4 buah anco. Untuk petakan sedang dengan ukuran 1.000 - 3.000 m², petambak bisa menggunakan 4-6 anco. Sedangkan untuk petakan besar dengan ukuran lebih dari 3.000 m², petambak bisa menggunakan 6-8 buah anco.
Baca Juga




Komentar