top of page

Ribuan Sarden Mati di Afrika Selatan, Virus Herpes Diduga Jadi Penyebab

  • Redaktur: Audri Rianto
  • 3 hari yang lalu
  • 2 menit membaca

Telah terjadi kematian massal ikan sarden di sejumlah wilayah pesisir barat dan selatan Afrika Selatan. Fenomena ini menarik perhatian para ilmuwan untuk menyelidikinya. Ada dugaan bahwa ikan-ikan ini bisa mati karena terinfeksi pilchard herpesvirus atau PHV.


Sumber: liputan6.com

 

Pengambilan sampel ikan dilakukan di beberapa lokasi, dan virus tersebut memang ditemukan pada sampel. Menariknya, kasus ini menjadi pertama kalinya PHV teridentifikasi pada ikan sarden di perairan Afrika Selatan.

 

Virus PHV Ditemukan dalam Ikan Sarden Mati

Dilansir dari abcnews.com, Departemen Kehutanan, Perikanan, dan Lingkungan Afrika Selatan telah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan ikan di wilayah terdampak. Sampel diambil dari ikan yang sudah mati maupun yang masih hidup.

 

Hasil menunjukkan bahwa ikan yang mati secara konsisten memiliki kadar PHV yang tinggi, sementara pada ikan yang masih hidup kadarnya lebih bervariasi.

 

PHV sendiri bukanlah virus baru, karena virus ini juga pernah dikaitkan dengan dua kejadian kematian massal ikan sarden di Australia pada tahun 1990-an.

 

Efek yang ditimbulkan dari virus ini adalah peradangan dan penebalan pada jaringan insang. Akibatnya insang tidak bisa bekerja dengan baik dan membuat ikan kesulitan menyerap oksigen dan mati.

 

Faktor Lingkungan Juga Ikut Diselidiki

Meski sudah diketahui penyebab utamanya, ilmuwan tidak langsung menyimpulkan bahwa virus tersebut adalah satu-satunya penyebab kematian massal.

 

Faktor lingkungan seperti keberadaan alga berbahaya, suhu air laut yang rendah, perubahan kualitas air hingga kondisi kekurangan oksigen juga turut diperiksa oleh para ilmuwan.

 

Apalagi jika ada indikasi perubahan lingkungan yang intens, tentu bisa membuat ikan stres dan mudah terinfeksi penyakit. Oleh karena itu, kematian massal yang terjadi bisa saja karena kombinasi dari beberapa faktor.

 

Apakah Berbahaya bagi Manusia?

Meskipun namanya herpesvirus, penyakit ini tidak bisa menginfeksi manusia sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. PHV sendiri merupakan virus yang menyerang ikan dan diketahui tidak akan menimbulkan risiko kesehatan pada manusia.

 

Temuan virus itu tidak menjadikan ikan sarden sehat yang ditangkap secara komersial menjadi bahaya untuk dikonsumsi. Begitupun dengan produk sarden kaleng yang sudah melewati uji klinis dan standar keamanan pangan.

 

Pemerintah Afrika Selatan juga sudah menegaskan bahwa temuan PHV pada sarden ini tidak otomatis membuat produk sarden yang sudah beredar di pasaran menjadi tidak aman.

 

Kematian Sarden Sampai Ganggu Pembangkit Listrik

Selain menimbulkan kekhawatiran, kematian sarden ini ternyata berdampak pada operasional Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Koeberg yang berada di utara Cape Town.

 

Pasalnya, bangkai ikan yang jumlahnya ribuan tersebut berkumpul menjadi satu di area PLTU dan menyumbat sistem pengambilan air laut. Akibatnya, satu dari dua unik pembangkit harus rela mengurangi kapasitas produksi listriknya hingga 50 persen.



Baca Juga

Komentar


bottom of page