top of page

Ilmuwan Temukan Ikan Buta yang Hidup Sepenuhnya di Bawah Tanah

  • Redaktur: Audri Rianto
  • 3 hari yang lalu
  • 2 menit membaca

Dunia ini masih banyak menyimpan misteri dan baru-baru ini muncul sebuah penemuan yang unik, yaitu ada ikan spesies baru yang hidup di bawah tanah.


Sumber: earth.com
Sumber: earth.com

Ikan tersebut ditemukan di wilayah Bihar, dekat perbatasan India-Nepal dan diberi nama Gangaichthys indonepalicus. Selain hidup dengan memanfaatkan air bawah tanah, ikan ini juga punya keistimewaan lain.

 

Keistimewaan Gangaichthys indonepalicus

Ukuran tubuhnya sangat kecil, hanya sekitar 4cm dan penampilannya sangat jauh dari ikan pada umumnya. Tubuhnya nyaris transparan, matanya sangat kecil dan tidak berfungsi dengan baik, serta sekujur tubuhnya tertutup oleh kulit.

 

Ilmuwan menduga bahwa bentuk tubuhnya itu terbentuk dari proses adaptasi terhadap kehidupan di bawah tanah yang gelap. Cahaya sudah pasti tidak ada di bawah sana, makanya ikan ini tidak butuh penglihatan dan warna tubuh.

 

Energi yang biasanya digunakan untuk membentuk mata dan pigmen kemungkinan besar dialihkan ke fungsi tubuh lainnya yang dianggap lebih penting untuk menunjang kehidupan di bawah tanah.

 

Menariknya lagi, ikan ini saat dilakukan pemindaian terlihat seolah tidak punya tulang rusuk. Namun, peneliti masih belum yakin mengenai hal itu, karena bisa jadi tulangnya sangat tipis sehingga tidak terdeteksi saat pemindaian.

 

Awalnya Ditemukan Dari Video TikTok

Penemuan ikan ini terjadi secara tidak sengaja, tepatnya dari video TikTok salah seorang pengguna yang diunggah pada tahun 2024.

 

Video tersebut memperlihatkan ikan kecil transparan keluar bersama air dari sumur bor. Dengan bentuknya yang unik, ilmuwan langsung tergerak untuk melakukan penelitian lebih lanjut. Para ilmuwan kemudian mendatangi lokasi ikan itu ditemukan.

 

Ikan yang Sulit Ditemukan

Penelitian kemudian dilakukan dengan memompa air secara manual di lebih dari 15 sumur bor. Ternyata untuk menemukan ini cukup sulit, karena dari total sumur yang diperiksa, ikan hanya ditemukan di dua sumur dengan total temuan hanya 3 individu.

 

Saking susahnya, untuk mendapatkan ikan pertama ilmuwan harus memompa air sebanyak 2.000 liter. Ikan kedua ditemukan setelah dilakukan pemompaan tambahan sebanyak 500 liter.

 

DNA yang Berbeda

Untuk menganalisa DNA ikan itu, peneliti menggunakan pemindaian sinar-X beresolusi tinggi. Hasilnya, ikan tersebut masuk ke dalam keluarga Chaudhuriidae, kelompok ikan kecil berbentuk seperti belut yang sering disebut earthworm eels.

 

Namun, ikan ini tetap berbeda dari kebanyakan spesies Chaudhuriidae. Biasanya, spesies Chaudhuriidae hidup di lumpur, tumpukan tumbuhan atau perairan dangkal di permukaan.

 

Temuan ini menjadikan Gangaichthys indonepalicus sebagai spesies Chaudhuriidae pertama yang hidup sepenuhnya di bawah tanah. Bahkan perbedaan DNA dengan kerabatnya mencapai 20 persen, membuat ilmuwan membentuk genus baru bernama Gangaichthys.

 

Nama yang disematkan oleh ilmuwan untuk ikan ini memiliki arti ikan dari sungai Gangga, sedangkan kata indonepalicus dipilih untuk menunjukkan bahwa ikan ini ditemukan di perbatasan India dan Nepal.



Baca Juga

Komentar


bottom of page