Peran Anco dalam Menjaga FCR Udang Tetap Rendah dan Efisien
- Redaktur: Audri Rianto
- 17 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Budidaya udang sangat boros pakan, kalau tidak diatur dengan baik maka biaya operasional semakin membengkak. Efisiensi pakan bisa dilihat dari nilai Feed Conversion Ratio (FCR). Semakin kecil nilainya, maka pemberian pakan dianggap efisien dalam mendukung pertumbuhan udang.

Sumber: medium.com
Untuk mendapatkan nilai FCR yang rendah, petambak bisa mengandalkan anco (feeding tray). Bagaimana anco bisa meringankan nilai FCR? Simak artikel ini sampai tuntas.
Apa Itu Anco dalam Budidaya Udang?
Bagi petambak, anco bukanlah barang asing yang ada di tambak. Anco atau feeding tray adalah nampan jaring yang ditempatkan di kolam tambak, gunanya untuk memantau konsumsi pakan udang.
Anco ini sangat diperlukan, karena bisa membantu petambak untuk mendapatkan gambaran langsung mengenai cara konsumsi udang terhadap pakan yang diberikan. Dari gambaran yang diberi anco, petambak bisa mengatur berapa dosis pakan yang tepat untuk ditebar.
Cara Anco Membantu Menurunkan FCR
1. Memantau Sisa Pakan Secara Langsung
Saat memberi makan udang, pakan juga dimasukkan sedikit ke dalam anco, kurang lebih sebanyak 1% dari total pakan yang ditebar ke kolam. Dua jam setelah pakan ditebar, petambak harus memeriksa anco dan melihat apakah ada pakan yang tersisa atau tidak.
Jika banyak pakan yang tidak dimakan, maka ini indikasi bahwa pakan yang diberikan terlalu banyak. Begitu juga sebaliknya, jika pakan yang diberikan habis terlalu cepat, artinya pakan yang diberikan kemungkinan besar terlalu sedikit dan perlu ditingkatkan.
2. Membantu Penyesuaian Dosis Pakan Harian
Dengan bantuan anco, petambak akan mendapatkan data mengenai seberapa banyak pakan yang dibutuhkan udang. jika sudah ada gambaran jelas, petambak bisa mengambil keputusan jelas terkait berapa banyak pakan yang akan diberikan, jadi tidak lagi berdasarkan perkiraan.
Menyesuaikan jumlah pakan yang diberikan dengan kebutuhan udang sangat penting dilakukan, guna mencegah overfeeding dan pembengkakan nilai FCR. Petambak bisa lebih menghemat biaya operasional dan meningkatkan potensi keuntungan.
3. Mencegah Pemborosan Pakan
Pemborosan pakan sering terjadi dalam budidaya udang, karena banyak petambak memberi pakan melebihi apa yang dibutuhkan udang. Praktik ini tidak hanya membuat biaya produksi meningkat, tapi juga menurunkan kualitas air tambak.
Pakan-pakan yang tidak dimakan udang ini akan menjadi limbah di dasar tambak dan menghasilkan senyawa beracun. Dengan adanya anco, pemborosan pakan bisa dicegah dan risiko udang keracunan juga akan minim.
Anco Sebagai Indikator Kesehatan Udang
Selain mengontrol jumlah pakan yang harus diberikan pada udang, anco juga bisa digunakan untuk memantau kesehatan udang. Penurunan konsumsi pakan udang, bukan hanya karena pakan yang diberikan kebanyakan, tapi bisa juga karena udang sedang mengalami gangguan kesehatan.
Dengan anco, petambak bisa melihat ciri fisik udang dengan jelas, apakah ada gejala-gejala yang khas dengan penyakit tertentu atau tidak. Jika didapati udang menunjukkan gejala adanya penyakit, petambak bisa langsung mengambil keputusan untuk mengobatinya, sehingga risiko kematian bisa dicegah dengan baik.
Baca Juga




Komentar