top of page

Peluang Kerja di Tambak Udang, Mulai Dari Teknisi hingga Admin

Redaktur: Audri Rianto
2 jam yang lalu
2 menit membaca

Industri budidaya udang semakin hari semakin berkembang mengikuti kebutuhan pasar domestik dan internasional.


Permintaan yang terus tinggi ini ternyata memberikan efek positif, bukan hanya membuka peluang untuk pemilik tambak, tapi juga menciptakan peluang pekerjaan bagi masyarakat sekitar.


Sumber: liputan6.com

 

Uniknya, pekerjaan di sektor ini tidak sebatas untuk lulusan perikanan saja, karena di beberapa posisi membutuhkan tenaga dengan keahlian teknis, mekanik, hingga administrasi. Berikut ini beberapa jenis pekerjaan yang ada dalam usaha budidaya udang.

 

Teknisi Tambak

Teknisi tambak menjadi salah satu posisi paling penting dalam budidaya udang. Tugas teknisi ialah memastikan kegiatan budidaya berlangsung sesuai rencana mulai dari persiapan kolam, penebaran benur, pemeliharaan hingga panen.

 

Banyak yang harus dikerjakan oleh teknisi tambak, seperti melakukan pengawasan terhadap kualitas air, penyusunan program pakan, evaluasi pertumbuhan, dan strategi pencegahan penyakit. Dengan tanggung jawab sebesar itu, seorang teknisi harus punya kemampuan analisis yang mumpuni, pemecahan masalah, komunikasi dan kepemimpinan yang baik.

 

Feeder

Pekerjaan selanjutnya adalah feeder yang mengatur pemberian pakan pada udang. Kita tahu bahwa pakan adalah komponen yang banyak memakan biaya produksi, untuk itu manajemennya harus tepat sasaran supaya tidak terjadi pemborosan dan udang tetap tumbuh optimal.

 

Seorang feeder harus memastikan bahwa dosis pakan harian sudah sesuai, waktu pemberian harus tepat dan tersebar merata di kolam. Tugas lainnya ialah melakukan pemantauan anco untuk melihat respons udang terhadap pakan yang ditebar.

 

Data yang diperoleh nantinya akan menjadi bahan evaluasi bersama dengan teknisi. Dari data itu, teknisi akan memutuskan untuk menambah, mengurangi atau malah mempertahankan dosis pakan.

 

Mekanik

Saat ini, tambak udang sudah sangat modern dan sangat bergantung pada peralatan seperti kincir, pompa, genset, blower dan lainnya. Untuk itu, tambak sangat membutuhkan seorang mekanik untuk memastikan peralatan-peralatan tersebut bekerja optimal selama siklus budidaya.

 

Mekanik nantinya akan melakukan pemeriksaan rutin, perawatan dan perbaikan pada alat yang rusak. Adanya mekanik dalam tambak udang sangat krusial, karena jika terjadi gangguan tiba-tiba terutama pada kincir bisa langsung diperbaiki.

 

Kincir yang rusak, jika terlambat ditangani bisa menyebabkan penurunan oksigen terlarut yang berujung pada meningkatnya kadar stres udang.

 

Anak Kolam

Posisi lain yang tak kalah pentingnya adalah anak kolam. Tugasnya ialah menjalankan berbagai pekerjaan operasional, namun tetap berdasarkan arahan teknisi.

 

Beberapa tugas yang harus dikerjakan oleh anak kolam adalah melakukan penyiphonan rutin, pergantian air, pembersihan alat tambak, membantu proses pemanenan dan memastikan kebersihan area tambak tetap terjaga.

 

Posisi ini sangat mengandalkan fisik yang prima, kedisiplinan dan kemampuan untuk bekerja dalam tim.

 

Admin Tambak

Posisi terakhir yang juga tak kalah krusial ialah admin tambak. Meskipun tidak banyak melakukan pekerjaan lapangan, namun perannya terhadap keuangan tambak sangat dibutuhkan.

 

Admin akan mengatur keuangan tambak, mulai dari pengeluaran, pemasukan, anggaran dan pembayaran. Selain itu, admin tambak juga bertanggung jawab pada pengelolaan dokumen, pencatatan produksi, penyusunan jadwal kerja, stok barang hingga menjadi penghubung terhadap supplier.



Baca Juga

Komentar


bottom of page