Mengapa Amonia Lebih Berbahaya Saat pH dan Suhu Air Tambak Meningkat?
Keberhasilan budidaya udang ditentukan oleh kondisi lingkungan tambak itu sendiri. Tambak yang sehat memiliki produktivitas tinggi dan hasil panen yang melimpah. Salah satu ciri tambak sehat ditandai dengan rendahnya kandungan amonia pada airnya.

Sumber: thefishsite.com
Amonia sendiri dikenal sebagai senyawa beracun yang kerap menimbulkan masalah kesehatan bagi udang. Senyawa ini dapat muncul di tambak karena penguraian limbah organik yang tidak berjalan optimal.
Selama ini, petambak hanya mengira bahwa tingkat toksisitas amonia dilihat dari seberapa tinggi senyawa tersebut ada di dalam tambak. Faktanya, tingkat bahaya amonia tidak hanya dipengaruhi oleh jumlah kadarnya, tapi juga dipengaruhi oleh kondisi tambak itu sendiri, terutama pH dan suhu air.
Mengenal Dua Bentuk Amonia dalam Air Tambak
Sebenarnya, ada dua bentuk amonia dalam tambak, satu tidak beracun dan yang satunya beracun. Amonia yang tidak beracun adalah ion amonium (NH₄⁺) dan amonia yang beracun adalah amonia bebas (NH₃).
Keduanya sama-sama dalam keseimbangan kimia yang dipengaruhi oleh pH dan suhu air. Ketika pH dan suhu air tinggi, kadar racun amonia juga akan semakin tinggi, begitu juga sebaliknya. Intinya, jika hanya mengukur Total Ammonia Nitrogen (TAN) untuk mengetahui tingkat toksisitas amonia sebenarnya kurang akurat.
Mengapa pH Tinggi Meningkatkan Toksisitas Amonia?
Siang hari, pH air cenderung mengalami peningkatan. Hal ini dipengaruhi oleh aktivitas fitoplankton dalam berfotosintesis. Fitoplankton akan menyerap karbon dioksida (CO₂) yang membuat kadarnya berkurang secara bertahap. Di saat bersamaan, CO₂ yang menurun membuat pH air terus naik.
Ketika pH air dalam keadaan basa, keseimbangan kimia mengalami pergeseran dan membuat ion amonium berubah menjadi amonia bebas. Konsentrasi amonia bebas (NH₃) yang tinggi meningkatkan risiko keracunan amonia bagi udang.
Mengapa Suhu Tinggi Memperparah Bahaya Amonia?
Tidak hanya pH, tingkat bahaya amonia juga akan meningkat ketika suhu air tambak mengalami kenaikan. Hal ini dapat terjadi karena peningkatan suhu air juga dapat menggeser keseimbangan kimia, membuat amonium berubah menjadi amonia bebas yang beracun.
Ketika pH dan suhu air meningkat secara bersamaan, maka risiko keracunan amonia menjadi semakin besar. Untuk itu, situasi seperti ini harus terus dipantau, terutama pada waktu siang hingga sore hari.
Cara Mengendalikan Amonia di Tambak Udang
Pemantauan pH, suhu air dan kadar amonia terutama di siang hari menjadi hal yang wajib untuk dilakukan petambak. Tujuannya untuk menghindari risiko udang keracunan.
Karena kemunculan amonia sangat bergantung pada banyaknya bahan organik di dasar tambak, maka cara pengendaliannya ialah dengan tidak menambah akumulasi bahan organik di dasar tambak.
Langkah strategisnya ialah dengan memberi pakan sesuai kebutuhan udang, hindari overfeeding supaya sisa pakan tidak mengendap di dasar tambak. Selain itu, usahakan suplai oksigen ke dalam tambak dalam keadaan cukup, agar penguraian bahan organik menjadi lebih optimal serta proses nitrifikasi berjalan dengan baik.
Baca Juga




Komentar