top of page

Memahami Siklus Hidup Udang Mulai dari Telur Hingga Siap Panen

  • Redaktur: Audri Rianto
  • 7 Okt
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 8 Okt

Udang termasuk hewan dengan siklus hidup yang panjang, namun tidak banyak orang yang memahaminya termasuk sebagian besar petambak. Banyak petambak hanya mengerti bahwa udang yang sudah siap ditebar ke tambak adalah benur, namun abai dengan siklus hidup udang sebelum menjadi benur.


ree

 

Di sini kami akan memaparkan lebih rinci mengenai siklus hidup udang, mulai dari telur sampai menjadi udang dewasa yang siap dipanen.

 

Awal Mula

Siklus hidup udang berawal dari proses pemijahan udang jantan dan udang betina. Ciri udang betina yang sudah matang, punggungnya akan memiliki warna oranye. Selanjutnya, indukan ini akan mengeluarkan feromon untuk memancing udang jantan.

 

Setelah itu, keduanya akan melalui proses kawin dan dari proses tersebut akan menghasilkan telur. Nah, telur yang dihasilkan ini nantinya yang akan menjadi larva udang yang kemudian dibudidayakan menjadi udang.

 

Telur

Induk udang bisa menghasilkan telur yang sangat banyak, yaitu antara 500.000-1.000.000 setiap sekali bertelur. Telur yang dikeluarkan harus segera dipisah dari induk, selanjutnya butuh 12-16 jam untuk telur kemudian menetes dan berubah menjadi larva yang sangat kecil (mikroskopis) disebut dengan Naupli.

 

Naupli

Naupli merupakan stadia awal dari larva udang, sehingga ia masih membawa kuning telur di tubuhnya. Kuning telur ini merupakan sumber makanan baginya, jadi pada fase ini larva masih belum butuh pakan dari luar.

 

Selama masih dalam bentuk Naupli, udang akan berganti bentuk sebanyak enam kali, yaitu Nauplius I, Nauplius II, Nauplius III, Nauplius IV, Nauplius V, dan Nauplius VI.

 

Zoea

Setelah melewati 6 fase perubahan, Naupli akan berubah menjadi Zoea yang berukuran 1,05 – 3,30 mm. Pada bentuk ini, larva akan berganti bentuk sebanyak 3 kali, yaitu  Zoea I, Zoea II, dan Zoea III dan subah bisa diberi pakan alami.

 

Mysis

Pada tahap ini, larva sudah mulai terlihat seperti udang, karena sudah ada ekornya yang berbentuk kipas, namun cara ia bergerak masih aneh, yaitu berenang mundur sambil membengkokkan badan.

 

Post Larva

Setelah memasuki stadia Post Larva, larva sudah semakin aktif geraknya dan usia sudah dihitung berdasarkan hari, misal Post Larva berumur 1 hari, maka disebut PL1. Post Larva juga dianggap sudah cukup siap untuk dimasukkan ke dalam tambak.

 

Juvenil

Post Larva yang terus membesar akan menjadi Juvenil dengan bentuk yang sudah menyerupai udang dewasa. Pada tahap ini, udang bisa ditebar ke dalam tambak dan proses ini merupakan proses yang rentan, karena udang baru perlu habitat yang pas untuk tetap hidup, baik itu dari kualitas air, dan asupan makanan.

 

Udang Muda

Setelah melalui proses budidaya dan pembesaran beberapa waktu, maka Juvenil sudah bisa disebut sebagai udang muda dengan usia 80-90 hari.

 

Udang Dewasa

25-30 hari setelah fase udang muda, maka ia akan berubah menjadi udang dewasa yang merupakan tahap akhir dari siklus hidup udang. Di tahap ini, udang sudah mulai bisa dipanen, terutama yang sudah memenuhi kriteria ekonomi.



Baca Juga

Komentar


bottom of page