El Nino Bakal Buat Laut Selatan Jawa Jadi Surga Ikan
- Redaktur: Audri Rianto
- 15 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Kemarau di tahun 2026 ini memang lebih panas dan lebih panjang dari biasanya, sebab kemarau kali ini disertai oleh fenomena El Nino Godzilla. Sektor pertanian yang paling terkena dampak dari fenomena ini, karena banyak tanaman yang akhirnya gagal panen.
Di balik dampak negatifnya, ternyata masih ada berkah tersembunyi. Berkah yang dimaksud adalah menguatnya fenomena upwelling di perairan selatan Jawa sampai Nusa Tenggara. Fenomena ini membuat ikan di wilayah tersebut melimpah ruah.

Sumber: inibaru.id
Laut Menjadi Subur
Upwelling dapat membuat suatu perairan menjadi subur, banyak fitoplankton yang tumbuh sehingga mengundang gerombolan ikan untuk singgah.
Setiap musim kemarau kawasan Laut Selatan Jawa memang sering mengalami hal ini, tak heran wilayah tersebut sering disebut dengan “surga ikan”.
Mekanisme Upwelling di Laut Selatan Jawa
Upwelling sendiri bisa terjadi karena adanya kombinasi dari angin musim, arus laut dan rotasi bumi. Sederhananya, angin timuran yang ada di wilayah Selatan Jawa mendorong air hangat yang ada di permukaan laut menjauh dari pantai.
Akhirnya, posisi permukaan digantikan dengan air dalam yang dingin dan kaya nutrisi. Kadar nutrisi yang melimpah di air ini akan menjadi pakan alami untuk fitoplankton.
Seiring berjalannya waktu, fitoplankton ini akan semakin banyak jumlahnya yang akhirnya memancing ikan-ikan kecil hingga ikan besar untuk berkumpul di wilayah tersebut.
Dengan adanya El Nino di musim kemarau tahun ini, upwelling diprediksi akan semakin menguat. Cakupan wilayahnya akan melebar ke beberapa titik di perairan Indonesia.
Laut Lebih Subur, Nelayan Diuntungkan
Upwelling yang terjadi di wilayah Indonesia ini tentu memberikan keuntungan bagi nelayan dan sektor perikanan nasional. Beberapa wilayah Indonesia yang diperkirakan terkena dampak dari upwelling ini adalah selatan Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Upwelling biasanya akan mendatangkan ikan-ikan dengan nilai ekonomi tinggi, seperti ikan tuna sirip biru, ikan cakalang dan ikan tuna mata besar.
Jika El Nino diprediksi akan meningkatkan intensitas upwelling tahun ini, maka nelayan akan semakin diuntungkan, sebab populasi ikan-ikan ini akan bertahan lebih lama di wilayah tersebut. Ini tentu akan meningkatkan hasil tangkapan mereka.
Badan Riset dan Inovasi Nasioanl (BRIN) memperkirakan produktivitas laut ini akan mencapai puncaknya di bulan Juli hingga Agustus, artinya nelayan masih punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri guna memaksimalkan hasil tangkapannya.
Pentingnya Pengelolaan Laut Berkelanjutan
Meski upwelling dapat memberikan keuntungan yang besar, fenomena ini juga harus disikapi dengan bijak. Memang wilayah berdampak akan mengalami peningkatan stok ikan, namun bukan berarti bisa dieksploitasi secara ugal-ugalan.
Pengelolaan secara berkelanjutan harus terus diupayakan agar ekosistem laut tetap stabil dan terjaga. Ini berarti nelayan boleh menangkap ikan, namun jumlahnya tetap harus diberi batasan, guna memberi kesempatan bagi ikan untuk berkembang biak.
Baca Juga




Komentar