top of page

Berkah Fenomena Upwelling bagi Perikanan Indonesia

  • Redaktur: Audri Rianto
  • 18 jam yang lalu
  • 2 menit membaca

Pada tahun 2026 ini, musim kemarau memang datang lebih awal, tepatnya di bulan April. Kemarau kali ini bukanlah kemarau biasa, karena disertai El Nino yang diprediksi dapat mengubah pola iklim secara global.

 

Dampaknya sudah pasti kekeringan di banyak daerah di Indonesia. Namun, di balik kekeringan yang berlangsung ternyata ada berkah tersendiri di sektor kelautan.

 

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi musim kemarau kali ini akan memicu upwelling yang dapat meningkatkan kesuburan laut, artinya produksi ikan nasional besar kemungkinan akan meningkat.

Sumber: kompas.com

 

Apa Itu Fenomena Upwelling?

Upwelling merupakan peristiwa bergesernya air permukaan laut akibat dorongan angin. Pergeseran air permukaan ini membuat air dasar yang dingin dan kaya nutrisi naik ke atas mengisi kekosongan.

 

Peristiwa ini membuat air lebih subur, memicu pertumbuhan plankton secara pesat. Blooming plankton yang terjadi akan menarik perhatian ikan-ikan laut, karena plankton adalah sumber pakan bagi sebagian besar ikan.

 

Mengenal RATU: Fenomena Unik di Selatan Jawa

Laut Indonesia, tepatnya di kawasan selatan Jawa kerap mengalami upwelling di musim kemarau, hanya saja upwelling yang terjadi di kawasan ini punya karakter yang khas dan dijuluki sebagai RATU (Semi-permanent Java Coastal Upwelling).

 

Saat RATU berlangsung, kawasan tersebut akan menjadi zona tangkap ikan paling potensial, karena banyak ikan dengan beragam ukuran akan berkumpul di sana.

 

Wilayah yang kerap mengalami RATU ini dimulai dari Selatan Jawa hingga Nusa Tenggara, yang mana sepanjang wilayah ini memang sering menjadi jalur migrasi dan tempat pengembangbiakan ikan bernilai ekonomi tinggi, seperti tuna sirip biru, cakalang dan tuna mata besar.

 

Prediksi Kelimpahan Ikan di Tahun 2026

Peneliti Ahli Utama Bidang Kepakaran Oseanografi Terapan dan Manajemen Pesisir pada Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Widodo S. Pranowo memberikan prediksi timeline upwelling yang akan terjadi di 2026.

 

Pada April sampai Mei 2026, kemarau datang diikuti dengan fitoplankton yang mulai tumbuh. Juni 2026, populasi fitoplankton mulai melonjak. Juli sampai Agustus 2026, menjadi bulan dengan puncak kesuburan laut.

 

Selat Bali termasuk salah satu wilayah yang berdampak, karena di sana diprediksi akan menjadi tempat berkumpulnya ikan Lemuru dalam jumlah besar.

 

Selain itu, El Nino Godzilla yang terjadi di 2026 ini juga diperkirakan akan meningkatkan intensitas upwelling dan membuat cakupannya semakin melebar ke beberapa perairan Indonesia.

 

Laut sebagai Penyangga Ketahanan Pangan

El Nino Godzilla yang sedang berlangsung memang membuat sektor pertanian kalang kabut akibat kekeringan yang berkepanjangan. Namun, berkah itu datang dari sektor kelautan lewat fenomena upwelling.

 

Meskipun upwelling memang rutin terjadi saat kemarau, namun upwelling di tahun ini dinilai berbeda, karena El Nino diprediksi akan memperkuat intensitasnya, membuat cakupannya lebih luas dan stok ikan yang lebih melimpah.



Baca Juga

Komentar


bottom of page