top of page
  • Redaktur: Audri Rianto

Dampak Air Tambak Keruh dan Cara Mengatasinya

Tingkat kecerahan air tambak sangat menentukan kesuksesan budidaya udang. Untuk itu, petambak diharuskan untuk menjaga kecerahan air tambak tetap dalam keadaan ideal. Air tambak yang baik ialah yang memiliki kecerahan sekitar 20-40 cm, tidak kurang dan tidak lebih.


Permasalahan paling umum yang kerap timbul pada usaha budidaya udang adalah air pada tambak yang terlalu keruh. Air tambak yang keruh adalah masalah serius dalam budidaya udang, karena kekeruhan air dapat mempengaruhi kesehatan udang dan produktivitas tambak. Mari kita bahas lebih lanjut tentang penyebab, dampak, dan cara mengatasi air tambak yang terlalu keruh.


Penyebab Air Tambak yang Keruh

Dilansir dari minapoli.com, air tambak terdiri dari dua kelompok senyawa, yaitu senyawa terlarut dan senyawa suspensi. Senyawa suspensi menjadi penyebab utama dari kekeruhan air pada tambak.


Senyawa suspensi ini termasuk partikel organik dan anorganik seperti plankton, pasir, lumpur, dan cangkang plankton. Partikel-partikel ini mengurangi kejernihan air dan membuatnya keruh dengan cara merubah warna air tambak menjadi coklat hingga kehijauan.


Dampak Air Tambak yang Keruh pada Udang

Setelah mengetahui penyebab dari keruhnya air tambak, maka selanjutnya Anda harus mengetahui dampak yang ditimbulkan dari air tambak yang keruh. Beberapa dampaknya ialah sebagai berikut.

  • Pertumbuhan Udang Terhambat: Udang akan kesulitan untuk tumbuh secara optimal pada tambak dengan air yang keruh karena cahaya matahari tidak dapat menembus hingga dasar tambak. Akibatnya fotosintesis fitoplankton di tambak menjadi terganggu sehingga mengurangi kadar oksigen terlarut yang diperlukan oleh udang.

  • Udang Sulit Bernafas: Selain karena berkurangnya kadar oksigen terlarut pada tambak, partikel suspensi yang berhamburan di dalam tambak dapat melekat pada alat pernafasan udang. Adanya senyawa ini membuat udang menjadi kesulitan untuk bernafas.

  • Mengancam Kesehatan Udang: Air tambak yang keruh meningkatkan risiko penyakit pada udang karena virus dan bakteri patogen dapat berkembang dengan baik dalam kondisi ini.


Cara Memperbaiki Air Tambak yang Keruh

Proses penjernihan air tambak yang keruh wajib dilakukan untuk menyelamatkan udang yang hidup di dalamnya. Penjernihan air dapat dilakukan dengan beberapa metode, di antaranya:

  1. Pengendapan Partikel: Alirkan air ke dalam kolam yang lebih besar hingga meninggalkan endapan di kolam pertama. Selanjutnya endapan partikel suspensi ini dibuang dari dalam tambak.

  2. Penyaringan Air: Setelah melakukan pengendapan dan pembersihan, kemudian masukkan kembali air yang telah ditampung di awal. Namun, gunakan penyaring pada saluran air guna mengurangi sisa-sisa partikel suspensi yang tidak mengendap.

  3. Penggunaan Aluminium Sulfat atau Magnesium Sulfat: Zat ini dapat membantu menggumpalkan partikel suspensi sehingga mudah diendapkan.


Kesimpulan

Air tambak yang keruh dapat merugikan budidaya udang. Dengan memahami penyebab dan mengambil langkah-langkah yang tepat, petambak dapat menjaga kualitas air dan kesehatan udang. Pastikan untuk selalu memantau kecerahan air dan mengambil tindakan yang diperlukan jika terjadi kekeruhan yang berlebih.



Baca Juga

616 tampilan

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Σχόλια


bottom of page