top of page

Cara Upwelling Meningkatkan Hasil Perikanan Dunia

  • Redaktur: Audri Rianto
  • 6 jam yang lalu
  • 2 menit membaca

Selama ini kita berpikir bahwa ikan-ikan hasil tangkapan nelayan murni di dapat dari lautan yang tenang. Memang tidak salah, namun lautan yang tenang secara data tidak bisa secara langsung memberikan peningkatan hasil tangkapan perikanan dunia.

 

Ada salah satu fenomena laut yang dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan, bahkan menurut data 20% dari total tangkapan ikan laut dunia dihasilkan dari fenomena ini. Fenomena yang dimaksud adalah upwelling.


Sumber: detik.net.id

 

Upwelling dianggap sebagai mesin utama dalam menggerakkan produktivitas laut. Fenomena ini bisa membuat lautan mendadak subur penuh dengan fitoplankton yang kemudian menarik ikan dalam jumlah besar untuk berkumpul.

 

Mekanisme Terjadinya Upwelling

Upwelling bisa dikatakan sebagai fenomena musiman, karena paling sering terjadi di waktu kemarau. Mekanisme terjadinya dimulai dari hembusan angin yang melewati garis pantai. Hembusan angin ini membuat air permukaan laut terdorong menjauh dari pantai.

 

Saat lapisan air paling atas tergeser, maka terjadi kekosongan tempat di sana. Akibatnya, air di lapisan dalam laut akan naik mengisi kekosongan tersebut. Air lapisan dalam ini biasanya memiliki nutrisi yang lebih tinggi serta suhu yang lebih rendah dan secara otomatis membuat perairan menjadi lebih subur.

 

Ledakan Nutrisi dan Rantai Makanan Laut

Mengapa air dasar laut lebih kaya akan unsur hara? Karena dasar laut adalah tempat mengendapnya sisa-sisa organik, termasuk bangkai biota laut dan kotorannya yang telah terurai. Nutrisi yang terkandung biasanya didominasi oleh nitrat, fosfat dan silikat.

 

Upwelling membuat air penuh nutrisi ini naik ke permukaan dan terpapar sinar matahari secara langsung.

 

Air yang kaya nutrisi ini akan memicu fitoplankton tumbuh subur, hingga terjadi blooming. Ini tentu menjadi berkah bagi ikan, karena fitoplankton adalah sumber makanan bagi hampir semua jenis ikan terutama yang berukuran kecil.

 

Ikan-ikan kecil ini juga pada akhirnya akan memancing predator yang lebih besar, seperti ikan tuna, tongkol dan mamalia laut lainnya.

 

Dampak Ekonomi dan Perikanan Global

Bagi industri perikanan global, fenomena upwelling memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Upwelling membuat suatu perairan menjadi zona penangkapan ikan yang strategis, terutama ikan dengan nilai ekonomi tinggi.

 

Laut Indonesia sendiri juga disebut rutin mengalami upwelling saat musim kemarau, terutama di Laut Selatan Jawa hingga Laut Nusa Tenggara.

 

Apalagi saat ini Indonesia masih dilanda El Nino yang diprediksi akan berlangsung hingga Agustus 2026. Ini menjadi kabar baik bagi perikanan Indonesia, sebab fenomena ini digadang-gadang dapat meningkatkan intensitas upwelling di tahun ini.

 

Penutup

Secara keseluruhan, upwelling adalah berkah alam yang menghubungkan kesuburan dasar laut dengan kelimpahan di permukaan. Menjaga produktivitas zona-zona ini dari ancaman perubahan iklim dan penangkapan ikan berlebih (overfishing) menjadi tugas krusial demi menjaga ketahanan pangan global di masa depan.



Baca Juga

Komentar


bottom of page