Stres Lingkungan, Penyebab Tersembunyi Kematian Dini pada Udang
- Redaktur: Audri Rianto
- 2 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Memasuki fase awal budidaya udang biasanya membuat petambak cukup was-was, karena ancaman kematian dini bisa terjadi tanpa disadari. Beberapa faktor utama yang sering menyebabkan udang mati dini adalah kualitas benur yang digunakan buruk, serangan penyakit, dan stres lingkungan kronik.

Sumber: fishery.news
Kedua faktor awal bisa dicegah jika benur yang digunakan merupakan benur bersertifikasi SPF yang tahan terhadap serangan penyakit di awal fase budidaya. Sedangkan stres lingkungan ini yang cukup sulit untuk dideteksi.
Pasalnya, stres lingkungan tidak selalu menyebabkan kematian secara langsung. Ada tahapan-tahapan yang dilalui udang sebelum akhirnya mati. Stres yang tidak diatasi dengan baik, lama-lama bisa menurunkan jumlah populasi udang yang ada di tambak.
Apa yang Menyebabkan Stres Lingkungan pada Udang?
Udang pada fase awal budidaya bisa mengalami stres biasanya karena kurang beradaptasi dengan lingkungan tambak. Penyebab awal bisa karena proses aklimatisasi yang kurang ideal, benur dimasukkan ke dalam tambak terlalu cepat sehingga ia tidak siap dengan perubahan suhu air yang drastis.
Penyebab lainnya karena kondisi lingkungan yang tidak kondusif, terjadi fluktuasi parameter air yang ekstrem, membuat udang muda sulit beradaptasi.
Perubahan cuaca di saat awal budidaya juga bisa mempengaruhi tingkat stres udang. Misalnya, beberapa hari benur ditebar ternyata terjadi hujan deras yang membuat perubahan salinitas terjadi sangat drastis hingga membuat udang stres dan banyak yang mati.
Terakhir, padat tebar yang terlalu tinggi juga bisa membuat udang stres kronik karena tidak punya ruang yang cukup untuk beraktivitas dan mendapatkan makanan dengan cukup.
Dampak Stres Lingkungan terhadap Kesehatan Udang
Ketika udang mengalami stres, mereka tidak akan langsung mati. Ada respon tubuh yang perlahan bisa diperhatikan oleh petambak, mulai dari penurunan nafsu makan, pertumbuhan melambat, infeksi penyakit mulai terjadi karena respon imun lemah, hingga mulai terlihat udang mati satu per satu.
Beberapa kasus kematian dini terjadi karena adanya kombinasi antara stres lingkungan yang dilanjutkan dengan infeksi penyakit dari patogen oportunistik yang memanfaatkan situasi.
Cara Mengurangi Stres Lingkungan pada Tambak
Stres lingkungan pada udang bisa dicegah dengan mudah untuk menghindari kematian dini. Kunci utamanya ada di pengelolaan kualitas air yang konsisten.
Mulai dari melakukan pemantauan rutin di semua parameter kualitas air, pastikan bahwa kadarnya tetap ideal. Jaga kadar oksigen dengan mengatur aerasi tetap maksimal dan merata di semua penjuru tambak.
Hindari perubahan kualitas air mendadak terutama saat melakukan pergantian air. Memberikan pakan juga harus dilakukan dengan dosis yang sesuai, jangan sampai melebihi kebutuhan udang karena bisa meningkatkan limbah organik.
Aplikasikan probiotik dengan rutin untuk menjaga keseimbangan mikroorganisme dalam tambak guna mencegah meledaknya populasi bakteri vibrio. Terakhir, sesuaikan padat tebar sesuai dengan kapasitas tambak dan sistem budidaya yang digunakan.
Baca Juga




Komentar