Ekspor Perdana Rumput Laut Nunukan, Langsung Tembus Pasar Korea
- Redaktur: Audri Rianto
- 19 Agu 2025
- 2 menit membaca
Sebagai negara dengan potensi hasil laut yang besar, Indonesia sudah mulai memanfaatkan potensi kelautannya dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan stabilnya nilai ekspor rumput laut di beberapa tahun terakhir.

Sumber: tradekorea.com
Kali ini, kabar gembira datang dari daerah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara yang telah berhasil mengekspor produk rumput lautnya ke Korea Selatan. Kegiatan ekspor ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh PT. Kebula Raya Bestari. Rumput laut yang berhasil diekspor merupakan rumput laut jenis Eucheuma Cottonii, dengan pengiriman awal sebanyak 3 kontainer.
Sinta P. Bestari, selaku Direktur PT. Kebula Raya Bestari menyebutkan bahwa capaian ini bisa terwujud berkat kolaborasi apik antara petani rumput laut, pelaku industri, dan pemerintah. Baginya, pengiriman awal ini adalah sinyal positif yang menandakan bahwa Indonesia siap bersaing di pasar internasional.
Bukti Rumput Laut Indonesia Bermutu Baik
Berhasilnya PT. Kebula Raya Bestari menembus pasar Korea Selatan merupakan bukti bahwa rumput laut Indonesia memiliki standar mutu yang baik, karena Korea Selatan sendiri memang sangat ketat dalam menentukan standar mutu terhadap produk pangan.
Sebelum berhasil memasuki pasar Korea Selatan, rumput laut PT. Kebula Raya Bestari berhasil mendapatkan dua sertifikat mutu produk dan keamanan pangan, yaitu HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) ruang lingkup Dried Seaweed dan SJMKHP (Sertifikat Jaminan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan).
Untuk diketahui, sertifikat HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) merupakan sertifikat penjamin bahwa rumput laut yang dihasilkan melewati serangkaian manajemen keamanan pangan yang efektif dan diakui secara internasional, artinya rumput laut dihasilkan dari proses yang aman, mulai dari pemeliharaan hingga proses distribusi.
Sedangkan untuk sertifikat SJMKHP merupakan sertifikat yang dikeluarkan oleh KKP untuk menandakan bahwa rumput laut yang dihasilkan telah memenuhi standar mutu dan keamanan pangan secara domestik.
Sinta berharap, untuk kedepannya kegiatan ekspor ini bisa menjadi kegiatan rutin dengan volume yang semakin bertambah.
Strategi Penguatan Produksi
Demi meningkatkan produksi, PT. Kebula Raya Bestari kini telah mengatur beberapa strategi yang tidak hanya berfokus pada volume, namun juga menargetkan peningkatan nilai tambah, mengingat untuk saat ini sebagian besar rumput laut yang diekspor masih dalam bentuk kering. Sinta menegaskan untuk kedepannya rumput laut yang diekspor akan melalui pengolahan lebih lanjut agar rumput laut Nunukan bisa lebih berkompetisi di pasar internasional.
Harapan
Ekspor perdana yang dilakukan Kabupaten Nunukan ini diharapkan menjadi pemicu untuk daerah lain untuk terus berupaya dalam meningkatkan produksi dan kualitas produk yang mereka punya agar bisa menembus pasar internasional. Dengan kemauan dan dukungan dari pemerintah, daerah lain juga bisa menjadi pemain kunci dalam rantai pasok rumput laut global.




Komentar