• Redaktur: Audri Rianto

6 Cara Mudah Budidaya Udang di Lahan Sempit


Bagi pemula yang ingin terjun ke bisnis tambak udang, sangat penting untuk mengetahui teknis budi daya udang yang baik dan benar. Terlebih lagi lahan yang tersedia tergolong sempit, sehingga membutuhkan teknik khusus untuk mengubahnya menjadi tambak.

Berikut ini kami ulaskan untuk anda 6 cara budi daya udang pada lahan sempit untuk pemula.

Sumber: sumbbu.com

1. Memilih Jenis Udang Sebelum masuk ke teknis budi daya, sebaiknya anda mengetahui secara pasti jenis udang yang akan anda budidayakan. Terdapat 3 jenis udang yang paling sering dan bisa untuk dibudidayakan, yaitu udang vaname, udang windu dan udang galah.

2. Persiapan Kolam Tambak Ada beberapa syarat yang harus anda ketahui dan penuhi sebelum mulai membuat tambak pada lahan sempit. Syarat-syarat tersebut adalah.

  • Suhu air, yakni berkisar antara 26-30 derajat celsius dan usahakan airnya berupa air payau dengan salinitas optimal, yaitu 33 ppt. Untuk memantau salinitas secara akurat, anda membutuhkan Salinity Refraktometer.

  • Pastikan lahan yang akan dipakai tidak tercemar dan terkontaminasi dengan limbah dan zat berbahaya lainnya.

  • Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, usahakan untuk membuat kolam dengan jumlah lebih dari satu, sesuai dengan luas lahan yang tersedia.

  • Ketika melakukan penggemburan tanah, sebaiknya pantau pH tanah menggunakan pH Meter dan pastikan pH tanah dalam keadaan optimal. Jika pH terlalu asam, lakukan pengapuran agar pH menjadi netral.

  • Setelah kolam siap, kemudian biarkan selama 3 hingga 4 hari hingga tanah kering dan pecah-pecah.

  • Lakukan pemupukan pada tanah menggunakan pupuk kandang untuk mengembalikan kesuburan tanah. Kemudian masukkan air dengan ketinggian 10 hingga 25 cm dan biarkan selama seminggu. Setelah seminggu, anda bisa menambahkan air lagi hingga mencapai 1 meter.

3. Pemilihan bibit udang Setelah mengetahui jenis udang yang akan dibudidayakan, maka tahap selanjutnya adalah memilih bibit udang. Untuk mendapatkan bibit udang tidaklah sulit, anda dapat membelinya melalui peternak langsung atau melalui lembaga-lembaga bersertifikat. Pilihlah bibit yang sehat, tidak terserang penyakit dan tidak memiliki cacat fisik.

4. Cara Mencegah Penyakit Udang Para peternak udang memiliki metode dan cara khusus untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap beragam penyakit pada udang.

Lakukan pengamatan secara intensif dan berkala yang mana anda dituntut untuk teliti dalam melihat apakah ada masalah atau tidak. Amatilah ciri-ciri morfologinya, karena udang yang terkena penyakit akan menunjukkan gejala-gejala fisik.

5. Pemberian Pakan Pemberian pakan dilakukan secara optimal dengan jumlah yang wajar, karena jika memberikan pakan dengan jumlah yang terlalu banyak, dikhawatirkan pakan tidak akan termakan semua. Lalu, sisa pakan akan menumpuk di dasar tambak yang akan memperburuk kualitas air.

6. Proses Pemanenan Udang yang dibudidayakan di tambak membutuhkan waktu 4 sampai 7 bulan untuk siap dipanen. Namun, sebenarnya udang dipanen sesuai permintaan dan kebutuhan pasar, sehingga dapat menyesuaikannya dari segi ukuran maupun bobotnya.

Baca Juga:

#membuattambakdilahansempit #tambaklahansempit

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon