• Redaktur: Audri Rianto

Abrasi Merusak Permukiman dan Tambak di Pantura


Abrasi merupakan peristiwa pengikisan tanah pantai oleh gelombang laut. Abrasi tentu banyak terjadi di daerah pesisir, terutama daerah yang tidak memiliki hutan bakau. Salah satu daerah di Indonesia, tepatnya di Pantai Utara Jawa (Pantura) saat ini sedang dilanda abrasi secara terus menerus.

Di Kecamatan Sayung Demak, abrasi berhasil membuat bangunan rusak, rumah-rumah terendam air laut. Selain itu, abrasi juga merusak lahan budidaya warga, seperti tambak ikan dan lahan pertanian akibat dari genangan air.

Sumber: liputan6.com

Lain halnya di Pekalongan, abrasi telah habis menggerus pasir Pantai Sari Panjang Lor, sehingga arena bermain anak hilang sedikit demi sedikit. Saat ini, Pemerintah Kota Pekalongan tengah fokus membangun tanggul atau sabuk laut di pesisir pantai demi mengurangi abrasi.

Sedangkan di Tegal, abrasi juga merusak sejumlah bangunan yang ada di Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal. Akibatnya, bangunan itu kini ditinggalkan oleh penghuninya.

Di Brebes, abrasi telah menghancurkan tambak milik warga seluas 1.100 hektare. Demi mencegah semakin memburuknya keadaan, seorang tokoh masyarakat, Mashadi mengajak warga lainnya untuk mulai menanam mangrove sebagai sabuk pantai alami.

Sudah ada sebanyak 4 juta pohon mangrove yang ditanam di sekitar 210 hektare di wilayah ini,” ujarnya.

Ia bertekad merehabilitasi hutan mangrove melalui penanaman bibit mangrove itu. Menurutnya, banyak manfaat yang akan diperoleh dari penyelamatan daerah pesisir dengan menanam mangrove.

Baca Juga:


90 tampilan

Postingan Terakhir

Lihat Semua