• Redaktur: Yos Mo

Inovasi Olahan Ikan Lele Desa Lawang Agung


Inovasi olahan ikan lele yang diproduksi Desa Lawang Agung, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu mampu mencapai 300 kilogram, yakni lele asap yang diolah dari hasil budi daya ikan lele di kawasan tersebut.

Kepala Desa Lawang Agung, Kirman Efendi mengatakan bahwa produksi ikan lele asap merupakan pengembangan usaha dari hasil budi daya perikanan darat yang dikelola oleh 270 kepala keluarga di desa itu. Budi daya ikan lele memanfaatkan pembiayaan Dana Desa.

Perangkat Desa Lawang Agung mengalokasikan Dana Desa sebesar 100 juta rupiah untuk pengadaan bibit lele.

Pada triwulan pertama tahun 2017, sebanyak 150 ribu bibit telah disediakan untuk dibudidayakan oleh sembilan kelompok. Setiap kelompok beranggotakan 20 sampai 40 orang. Mereka mengelola kolam ikan yang berada di pekarangan dan belakang rumah masing-masing.

Selain menyediakan bibit lele, perangkat desa juga mencarikan pasar atau tempat penampungan ikan hasil panen kelompok budidaya perikanan Lawang Agung.

Kirman Efendi menambahkan, pada saat ini hasil produksi olahan ikan lele baru dapat dibuat 300 kilogram, padahal permintaan sangat besar hingga dua ton.

Kepala Desa Lawang Agung yang pernah menerima penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara dari Presiden Joko Widodo, berharap pada masa mendatang desanya dapat mmemasok hingga dua ton lele asap agar dapat memenuhi permintaan pasar.

Inovasi olahan ikan lele yang dibuat warga Desa Lawang Agung berawal dari kondisi produksi ikan lele segar yang menumpuk.

Jika hasil panen ikan lele segar tidak bisa dipasarkan seluruhnya, maka pembudidaya akan rugi. Karena itu Kirman Efendi terpikir untuk mengajak warga di desanya berinovasi membuat lele asap.

Pertumbuhan sektor bisnis di Kabupaten Seluma selama satu dekade terakhir, merupakan salah salah satu yang terbaik di Provinsi Bengkulu.

Usaha sektor perikanan jadi salah satu andalan di Seluma. Kabupaten Seluma merupakan Kabupaten baru di Provinsi Bengkulu yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Bengkulu Selatan..

Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Seluma Emzaili Hambali mengungkapkan bahwa sebanyak 105 ton ikan segar yang dihasilkan nelayan Seluma pada tahun 2016. Tahun 2017, Dinas Perikanan Seluma menargetkan 170 ton penghasilan dari nelayan.

Dinas Perikanan Seluma akan terus membantu nelayan menyediakan pengadaan alat tangkap, memberikan pembinaan dan pelatihan nelayan, serta pembangunan rehab tempat pelelangan ikan.

INFORMASI TERKAIT BUDIDAYA IKAN LELE

Hubungi Customer Sales Representative kami di

Indah Sari Windu Medan: Jl. Sutomo No. 560, Medan, Sumatera Utara, 20231, Indonesia Surabaya: Pergudangan Tanrise Westgate Diamond, Blok B-16, Wedi, Gedangan, Sidoarjo 61254, Indonesia Telp: 061 4571 224

Up. Teguh Raharjo

0812 6065 5496

#ternakikanlele #budidayaikanlele #olahanikanlele

362 tampilan

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon