• Redaktur:Maulina Siregar

Ini Ciri Kondisi Lingkungan yang Mendukung Pertumbuhan Optimal Ikan Mas


Ikan mas adalah jenis ikan yang bisa diproduksi di kolam ekstensif, memakan pakan alami, dibudidayakan dengan sistem monokultur berbasis umpan di kolam yang stagnan. Bisa berkembang di waduk irigasi, kolam, bahkan tangki. Juga bisa dikembangkan bersama ikan nila dan ikan belanak. Budidaya ikan mas pun bisa diintegrasikan dengan tanaman lain. Misalnya dengan sistem mina yakni ikan mas dibudidayakan di sawah dengan tanaman padi. Faktor-faktor inilah yang membuat ikan mas cukup primadona di Indonesia.

Mayoritas ikan mas yang telah dipanen akan langsung didistribusikan ke pasar. Dijual dalam keadaan masih hidup dan segar. Sesaat setelah dipanen, ikan mas ditransfer ke dalam tangki aerasi selama 3-5 jam. Kepadatan ikan di dalam tangki aerasi, yang hendak didistribusikan menggunakan transportasi, kondisinya sangat bergantung pada ukuran, suhu dan kuantitas serta kualitas aerasi. Jika pada saat panen, ikan mas berada dalam kondisi penuh pakan, disarankan proses distribusi yang dilakukan jangan terlalu lama karena ikan yang dalam keadaan kenyang membutuhkan oksigen yang tinggi.

Budidaya ikan mas pun bisa diintegrasikan dengan tanaman lain. Misalnya dengan sistem mina yakni ikan mas dibudidayakan di sawah. Foto:alamtani.blogspot

Pertumbuhan harian ikan mas dapat mencapai 2-4 persen dari berat tubuh. Bisa mencapai ukuran 0,6-1 kg dalam waktu satu musim ketika dibudidayakan di kolam polikultural. Khususnya di lokasi dengan karakter musim subtropis/tropis. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama proses budidaya ikan mas sehingga ketika didistribusikan, ikan berada dalam kualitas terbaik. Poin pentingnya adalah :

• Ikan mas dapat bertahan hidup pada periode musim dingin,

• Kondisi salinitas yang dapat ditoleransi adalah lima persen,

• Suhu terbaik bagi pertumbuhan ikan mas adalah 23 derajat Celcius -30 derajat

Celcius,

• Kisaran pH optimal adalah 6,5-9,0.

• Ikan mas dapat bertahan pada saat konsentrasi oksigen rendah (0,3-0,5 mg/liter)

serta jenuh,

• Ikan mas adalah spesies karnivora dengan konsumsi makanan hewani seperti

serangga air, larva serangga, cacing, moluska dan zooplankton. Zooplankton

dominan di kolam ikan dengan kepadatan tebar tinggi.

• Ikan mas juga mengonsumsi daun dan biji-bijian, serta tanaman air yang

membusuk,

• Perkembangan embrio ikan mas membutuhkan waktu sekitar 3 hari pada suhu 20- 23°C. Dalam kondisi alami, Sekitar tiga hari setelah menetas bagian posterior dari kandung kemih dan kemampuan berenang. Larva berenang horizontal, dan mulai mengonsumsi makanan eksternal dengan ukuran maksimal 150-180m terutama jenis rotifera. (*)

Baca Juga:

1. Adaptasi Tingkat Tinggi Ikan Mas Serta Cara Budidayanya

2. Ikan Nila Bisa Sebabkan Kanker? Begini Penjelasannya

3. Ikan Limbat, Saudara Lele yang Miliki Banyak Manfaat

4. Sengatan Mematikan Ikan Pari dan Cara Mengatasinya

Hubungi Customer Sales Representative kami di

Indah Sari Windu Medan: Jl. Sutomo No. 560, Medan, Sumatera Utara, 20231, Indonesia Surabaya: Pergudangan Tanrise Westgate Diamond, Blok B-16, Wedi, Gedangan, Sidoarjo 61254, Indonesia Telp: 061 4571 224 - 0812 6065 5496 Up. Teguh Raharjo

#budidayaikanmas #kolamekstensif #pakan #aerasi #parameterlingkungan #ternakikanmas #budidayaikanairtawar #budidayaikan #jualkincirair

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon