top of page
  • Redaktur: Audri Rianto

Tahapan Dalam Membangun Tambak Berkelanjutan

Banyak pengusaha tambak udang menginginkan tambak yang berkelanjutan. Maksudnya ialah tambak yang dikelola bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama, tanpa memerlukan pembaruan-pembaruan yang berarti selama periode waktu tertentu.

 



Tambak berkelanjutan bisa juga dibilang sebagai konsep yang menggabungkan prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam pengelolaan tambak. Tujuannya adalah untuk menciptakan sistem yang dapat bertahan dalam jangka panjang tanpa merusak lingkungan atau mengorbankan kesejahteraan masyarakat sekitar. Sebelum menuju ke sana, petambak harus memahami prinsip-prinsip tambak berkelanjutan itu sendiri.

 

Prinsip-prinsip Tambak Berkelanjutan


Untuk menciptakan tambak yang berkelanjutan, petambak harus merancangnya dengan memperhatikan lingkungan sekitar. Petambak harus mengerti cara  membangun tambak tanpa memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Beberapa cara dalam meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar tambak ialah dengan pengendalian polusi yang baik, pengelolaan sumber daya air, dan perlindungan habitat alami.


Petambak yang bijak haruslah melibatkan hubungan sosial dengan masyarakat sekitar. Dengan kata lain, tambak berkelanjutan harus memberikan manfaat sosial bagi masyarakat sekitar, caranya ialah dengan memperkerjakan warga sekitar, peningkatan pendapatan atau peningkatan ketersediaan makanan.


Tambak berkelanjutan haruslah layak secara ekonomi. Hal ini berarti tambak harus bisa memberikan keuntungan yang cukup untuk menutupi biaya operasional dan pemeliharaan, serta masih menyisakan dana atas dasar investasi.

 

Langkah-Langkah Menuju Tambak Berkelanjutan

Perencanaan dan Desain

Perencanaan dan desain yang tepat menjadi kunci dalam menciptakan tambak yang sukses dan berkelanjutan. Perencanaan yang tepat ini meliputi pemilihan lokasi yang strategis, desain tambak yang efisien mengikuti kondisi lingkungan, dan penggunaan teknologi yang tepat.

 

Penggunaan teknologi yang tepat ini termasuk pemilihan aerator, pompa air, dan penggunaan alas tambak. Dalam memilih aerator atau kincir, petambak harus memastikan bahwa kincir yang akan digunakan memiliki kualitas super. Kincir yang baik memiliki daya tahan yang tinggi terhadap korosi dan paparan sinar matahari, seperti kincir air Olimpia.

 

Pastikan bahwa kincir air yang Anda gunakan memiliki pelampung terbuat dari plastik HDPE serta dilapisi dengan bahan anti UV. Pelampung HDPE dikenal tidak mudah lapuk apabila terkena air tambak dalam jangka waktu yang lama. Lapisan anti UV juga memungkinkan kincir tahan terhadap paparan matahari yang intens.

 

Pemilihan pompa juga sangat berpengaruh terhadap tambak berkelanjutan, karena pompa yang baik dapat menyuplai air dengan cepat sehingga lebih hemat dalam penggunaan listrik. Pompa Celup Apollo adalah salah satu produk pompa dari ISW Group yang memiliki kemampuan tersebut.

 

Selanjutnya, gunakan alas tambak yang memiliki daya tahan tinggi demi menghindari kebocoran, sebab apabila alas tambak bocor, maka air akan tercemar oleh tanah tambak yang dapat membuat tambak menjadi tidak kondusif. Pilihlah alas tambak yang terbuat dari bahan HDPE, seperti geomembrane milik ISW Group dengan ketahanan pakai hingga 10 tahun, sehingga sangat cocok untuk menciptakan tambak berkelanjutan.

 

Pengelolaan

Pengelolaan yang baik demi memastikan terciptanya tambak berkelanjutan meliputi pengelolaan kualitas air, pemberian pakan bernutrisi tinggi, dan pengendalian penyakit. Petambak harus rutin melakukan pengecekan parameter-parameter kualitas air supaya udang dapat hidup dan berkembang dengan optimal.

 

Pemberian pakan juga harus dalam jumlah yang pas, tidak kurang dan tidak lebih serta pastikan bahwa pakan yang diberikan mengandung nutrisi yang mendukung pertumbuhan udang. Jika kedua aspek tersebut sudah dilakukan dengan benar, maka pengendalian penyakit akan dengan mudah untuk dilakukan.


Pendidikan dan Pelatihan

Pendidikan dan pelatihan bagi petambak dan masyarakat sekitar adalah penting untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip tambak berkelanjutan dipahami dan diterapkan. Selain itu, pelatihan yang baik juga bertujuan sebagai upgrade diri bagi para SDM yang terlibat.


Kesimpulan

Membangun tambak berkelanjutan adalah proses yang membutuhkan komitmen dan kerja keras. Dengan perencanaan yang baik dan matang, pengelolaan yang tepat sasaran, serta pendidikan dan pelatihan yang tepat maka tambak berkelanjutan dapat terwujud. Ini tidak hanya akan memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga akan membantu melindungi lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.



Baca Juga

536 tampilan

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page