top of page
  • Redaktur: Audri Rianto

Pengaruh Oksigen Terlarut Terhadap Nafsu Makan Udang

Oksigen terlarut (DO) merupakan komponen penting yang ada pada kualitas air tambak. Keberadaannya harus senantiasa tersedia pada tambak, karena perannya sangat penting bagi kehidupan udang. Banyak yang tidak tahu bahwa tingkat oksigen terlarut sangat berperan dalam menjaga nafsu makan udang.


Sumber: efishery.com


Konsentrasi DO yang berfluktuasi kerap kali mempengaruhi tingkat konsumsi pakan oleh udang dan berdampak pada kesehatannya. Pada artikel kali ini, kami akan memberikan sedikit gambaran mengenai pengaruh DO terhadap nafsu makan udang.

 

Oksigen Terlarut dan Nafsu Makan Udang

Petambak dituntut untuk selalu menjaga kadar oksigen terlarut yang ada pada tambaknya. Pantau secara rutin kadar oksigen terlarut yang ada pada tambak, pastikan DO berada pada angka 4-5 mg/L. Nilai tersebut adalah nilai yang optimal untuk udang melakukan metabolisme dan berkembang dengan baik.


Sebab, apabila kadar DO berada dibawah nilai tersebut, maka nafsu makan udang akan mengalami gangguan. Oksigen terlarut sangat berperan dalam menjaga nafsu makan udang. Nafsu makan udang menurun jika tingkat DO di bawah 4 mg/L dan mereka akan berhenti makan ketika DO turun di bawah 2 mg/L.


Selain itu, konsentrasi oksigen yang rendah telah terbukti menghasilkan respon hormonal yang mengurangi nafsu makan, memprioritaskan penggunaannya untuk mempertahankan tanda vital.


Apabila keadaan itu terus berlanjut, maka udang akan mengalami kematian secara perlahan. Menurut penelitian, penurunan oksigen terlarut secara drastis memiliki efek merugikan yang lebih besar daripada ketersediaan oksigen yang rendah namun stabil.

 

Dampak Oksigen Terlarut terhadap Kesehatan Udang

Oksigen yang konsentrasinya terlalu rendah dan terus menerus akan membuat udang mengalami gangguan metabolisme dan stres. Akibat dari stres itu, nafsu makan udang akan menurun, pertumbuhan menjadi melambat, dan akan lebih rentan terhadap serangan penyakit mematikan. Bisa dikatakan bahwa oksigen terlarut sangat berhubungan dengan hidup dan mati udang.

 

Pentingnya Manajemen Oksigen Terlarut

Manajemen oksigen terlarut yang baik sangat penting dalam budidaya udang. Ini termasuk pemantauan rutin kadar DO dan penggunaan aerator untuk meningkatkan kadar DO.

 

Petambak harus paham bahwa tingkat ketersediaan oksigen terlarut pada tambak itu berbeda antara di permukaan air dan dasar tambak. Udang sangat suka berada di dasar tambak, namun ketersediaan oksigen di dasar tambak sangat terbatas.

 

Penggunaan kincir air bertujuan untuk menghilangkan perbedaan kadar DO tersebut, sehingga kadar oksigen terlarut akan merata di segala sisi, baik di permukaan maupun di dasar tambak.


Pemilihan kincir air yang tepat adalah kunci untuk mewujudkan kadar oksigen yang merata. Gunakan Kincir Air Olimpia yang sudah teruji memiliki kemampuan untuk menyuplai oksigen ke seluruh penjuru tambak hingga ke titik-titik yang sulit dijangkau sekalipun.

 

Dengan pemahaman yang baik tentang pengaruh oksigen terlarut terhadap nafsu makan udang, pembudidaya udang dapat mengoptimalkan kondisi lingkungan untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan udang.



Baca Juga

153 tampilan

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page