• Redaktur: Audri Rianto

Proses Pembuatan Garam Beryodium Untuk Dikonsumsi


Setelah sebelumnya sempat membahas macam-macam jenis garam yang ada di dunia. kali ini kami akan membahas mengenai proses pembuatan salah satu jenis garam di antara kelima jenis garam tersebut. Jenis garam yang dimaksud adalah garam meja.

Garam meja merupakan garam konsumsi yang sudah mengandung mineral penting yang sangat berguna bagi tubuh. Mineral yang dimaksud adalah yodium, yang sangat bermanfaat dalam menjaga kestabilan kelenjar tiroid pada tubuh.

Sumber: cnnindonesia.com

Pada dasarnya, garam meja ialah proses lanjutan dari pembuatan garam dengan menggunakan air laut. Hal ini karena garam laut masih dianggap tidak memiliki kadar yodium yang cukup, sehingga perlu dilakukan pengolahan lanjutan dengan menambahkan yodium di dalamnya sampai menjadi layak untuk dikonsumsi.

Dilansir dari website Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) kota Tegal, berikut ini beberapa tahap dalam pembuatan garam beryodium.

Proses Pencucian Garam

Proses pertama ialah membersihkan garam dari berbagai kotoran, seperti pasir dan lumpur. Pencucian ini juga bertujuan untuk mengurangi kandungan kalsium (Ca), Sulfat (SO4) dan senyawa tak larut lainnya.

Penggunaan larutan garam jenuh atau Brine dengan kepekatan 20-25 Be sebagai larutan pencuci dengan kandungan magnesium (Mg) maksimal 10 PPM. Perbandingan larutan pencuci dan garam adalah 1:6.

Proses pencucian dilakukan dengan memasukkan kristal garam ke dalam bak-bak penampung yang sudah berisi larutan pencuci. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pencucian sebaiknya dilakukan sebanyak 5-6 kali. Pencucian garam dilakukan dengan bantuan alat seperti Static Drainer, Screw Conveyor atau Mixing Chamber.

Pengeringan Garam

Setelah pecucian selesai dilakukan, selanjutnya dilakukan pengeringan dengan cara membuat gunungan-gunungan garam lalu biarkan selama beberapa hari.Untuk mempersingkat pengeringan juga dapat dilakukan dengan menggunakan tungku atau oven hingga kadar air garam mencapai 5%.

Iodisasi

Iodisasi ialah proses pencampuran iodium pada garam. Kadar iodium pada garam yang baik adalah 50 ppm per kilogram garam. Pencampuran antara garam, kalium iodat dan air harus dilakukan hingga homogen di dalam mesin iodisasi.

Pengemasan

Tahap akhir yang harus dilakukan adalah pengemasan garam. Syarat dari kemasan yang baik adalah kemasan atau wadah harus tertutup rapat, kedap air serta memiliki ketebalan plastik sekitar 0,45 sampai 0,6 mm dengan warna transparan.

Baca Juga:

#garamberyodium #caramembuatgaramyodium

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon