• Redaktur: Igna

Lokasi Untuk Memulai Bisnis Tambak Udang


Untuk memulai atau menjalankan usaha bisnis tambak udang ada syarat mutlak yang harus diperhatikan guna kelangsungan bisnis, baik itu berupa lahan sebagai media untuk memulai melakukan budidaya, peralatan yang diperlukan serta pakan dan obat-obatan sebagai langkah antisipasi jika terkena hama penyakit yang bisa menyerang pada budidaya tambak terutama udang.

Berbicara mengenai lahan ada beberapa tempat yang bisa dijadikan sarana untuk membudidayakan udang, ada beberapa lokasi yang bisa dijadikan tempat yang cocok diantaranya yaitu:

Lokasi Pantai

Lokasi yang cocok untuk tambak udang yaitu di daerah pantai yang mempunyai tanah bertekstur liat atau liat berpasir yang mudah dipadatkan sehingga mampu menahan air dan tidak mudah pecah.

Air Payau

Air yang baik adalah air payau yang memenuhi syarat seperti salinitas 0-33 ppt dengan suhu optimal 26 sampai 300C dan bebas dari pencemaran bahan kimia berbahaya.

Saluran Air

Disamping tempat atau lokasi yang tepat untuk melakukan pembudidayaan udang, tambak wajib mempunyai saluran air masuk dan saluran air keluar yang berada secara terpisah hal ini untuk memudahkan proses budidaya dari awal pengolahan sampai masa panen.

Itulah tadi beberapa lokasi yang cocok untuk dijadikan tempat untuk memulai membudidayakan udang sebagai salah satu usaha yang bisa mendatangkan keuntungan ekonomi bagi anda, terutama pelaku bisnis tambak undang.

Setelah beberapa hal diatas sudah ada selanjutnya pahami budidaya tambak udang diketahui ada tiga cara yaitu:

1. Tambak Udang Tradisional

Tambak tradisional biasa nya membudidayakan jenis udang windu. Budidaya tambak udang secara tradisional memang tidak perlu membutuhkan modal terlalu besar cukup membuat petakan di rawa - rawa dan anda tidak perlu membuat kontruksi tambak serta tidak perlu pemupukan. Budidaya udang secara tradisional ini memang cukup terbatas dan ukuran petakan tambak tidak teratur.

2. Tambak Udang Semi Intensif

Tambak udang semi insentif mengenai budidaya udang dengan teknologi semi intensif. Pada teknologi Semi intensif akan dibutuhkan lima buah petak yaitu:

  • Petak karantina. Petak ini berfungsi untuk menampung air baru maupun air sirkulasi.

  • Petak pembesaran. Petak ini adalah petUntukmeliharaan udang sampai dipanen.

  • Petak Biofilter/ Bioscreen. Dipetak ini dipelihara organisme sebagai pemangsa hama penyakit udang.

  • Petak treatment.

  • Petak Pembuangan Limbah. Petak ini berfungsi sebagai penampungan air limbah dari Petak Pemeliharaan udang.

3. Tambak Udang Intensif (Modern)

Tambak udang intensif merupakan tambak modern yang tidak perlu memerlukan area yang terlalu besar hanya memaksimalkan area tambak yang kecil tetapi bisa menghasilkan panen besar.

Budidaya tambak modern ini memerlukan modal yang besar tetapi hasilnya juga besar. Tambak udang insentif ini bisa saja hanya berukuran 30x35 meter persegi saja dengan konstruksi pematangnya terbuat dari beton, menggunakan sentral drain (alat penyedot limbah otomatis), alat pemberi makan otomatis (automatic feeder), kincir enam buah, dan pompa air laut dengan mesin turbo jet.

Demikianlah informasi mengenai tempat yang cocok untuk memulai budidaya tambak udang, dan juga beberapa cara untuk menjalankan proses budidaya tambak udang itu sendiri. Semoga apa yang disampaikan dapat bermanfaat untuk anda semua para pengusaha tambak, terutama yang ada di seluruh wilayah indonesia.

Baca Juga:

#tambakudang #usahatambak #bisnistambak

1957 tampilan

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon