• Redaktur : Riki Suharda

Penyakit Budidaya Ikan Lele Channel Catfish Virus Disease


Channel Catfish Virus Disease (CCVD) adalah penyakit ikan lele yang disebabkan oleh virus herpes. Penyakit ini khususnya terjadi pada ikan yang berumur kurang dari satu tahun (seperti benur dan bibit) atau pada ikan yang berukuran lebih kecil dari 15 cm.

CCVD diduga penularan utamanya terjadi secara vertikal, dari induk ikan melalui telur. Penularan horisontal penyakit juga terjadi langsung dari lumbung virus dalam air, dan juga dari virus yang dibawa oleh hewan perantara. Penyakit ini juga sangat dipengaruhi oleh stres dalam lingkungan tambak yang tidak dijaga. Angka kematian yang paling tinggi biasanya terjadi pada suhu air melebihi 27°C dan menurun mengikuti penurunan suhu air.

Diagnosa

Ikan yang terkena CCVD sering mengalami penurunan nafsu makan. Hal ini merupakan tanda awal dan dapat diikuti oleh kematian yang tinggi pada benur ikan dan ikan muda.

Berenang tidak menentu, perilaku yang hiperaktif kemudian lesu dan ikan sering berkerumun di sisi kolam juga merupakan gejala yang bisa dilihat.

Ikan juga sering bergerak dengan kepala mengarah ke atas dengan ekor ke bawah.

Sementara itu tanda-tanda patologi yang muncul adalah:

  • Perut bengkak

  • Eksoftalmos

  • Pendarahan pada sirip dan perut ventral

  • Pendarahan pada otot-otot, hati dan ginjal

  • Limpa gelap dan membesar

  • Adanya cairan dalam rongga perut

  • Ikan pucat, ginjal membesar

Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang berbahaya bagi Ikan lele karena tingkat kematian pada ikan yang terjangkit dapat meningkat hingga lebih dari 95 persen. Sementara ikan yang bertahan dan tidak mati akan mengalami penurunan nafsu makan jangka pendek dan bobotnya berkurang. Kemudian ikan tersebut tampak normal, namun telah menjadi pembawa virus yang bisa ditularkan pada ikan lain.

Pengobatan dan Pencegahan

Pendekatan lingkungan dilakukan dengan menjaga kualitas air supaya tetap mendukung bagi kehidupan ikan, menjaga wadah budidaya tetap bersih dan sehat dengan selalu mendisinfektan peralatan tambak dengan Halamid dan menghindari pergantian air yang mendadak sehingga menjaga agar ikan tidak menjadi stress dengan pompa celup Apollo. Selain itu penggunaan probiotik pengurai bakteri PSB kini sudah banyak dilaksanakan.

Referensi: Departemen Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Australia

Semoga Bermanfaat!

Baca Juga:

1. Fakta Dibalik Isu Ikan Lele Dapat Sebabkan Kanker

2. Tips Pemasaran Bisnis Ikan Lele yang Efektif

3. Budidaya Ikan Lele dengan Modal 2 Jutaan

4. Mengenal Ikan Patin, Ikan Omnivora yang Hidup di Dasar Sungai

Hubungi Customer Sales Representative kami di Indah Sari Windu Medan: Jl. Sutomo No. 560, Medan, Sumatera Utara, 20231, Indonesia Surabaya: Pergudangan Tanrise Westgate Diamond, Blok B-16, Wedi, Gedangan, Sidoarjo 61254, Indonesia

Telp: 061 4571 224 - 08126 030602

Up. Cherrie Gisela

#penyakitikanlele #ikanlele #ternaklele #ChannelCatfishVirusDisease #Ictaluridherpesvirus #hamaikanlele

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon