top of page

Pigmentasi Unik Udang Vaname: Warna Keluar Setelah Udang Dimasak

Redaktur: Audri Rianto
3 jam yang lalu
2 menit membaca

Berbicara mengenai warna tubuh, sepertinya tidak akan jauh-jauh dari ikan hias, karena hal yang paling diandalkan dan bisa dinikmati dari ikan hias adalah tampilan visualnya.

 

Ternyata, tampilan visual juga dibutuhkan udang, terutama udang vaname. Warna tubuh udang ternyata menentukan harga jualnya, jadi semakin cerah dan segar warnanya maka harganya bisa jauh lebih mahal.


Sumber: detik.net.id

 

Beda dengan ikan hias yang memang dari awal sudah berwarna, udang mulai terlihat warnanya saat sudah dimasak. Cara kerja pigmen yang unik dalam tubuh udang bisa dipahami dengan menyimak ulasan berikut.

 

1. Memahami Warna Alami Udang Vaname

Saat masih hidup, udang vaname tidak punya warna yang mencolok seperti ikan hias. Secara umum, warna normal udang vaname adalah putih transparan. Ada sedikit rona kebiruan yang sering terlihat di area kaki dan bagian pinggir ekornya.

 

Namun, warna tubuhnya bisa saja terlihat lebih jelas apabila dibudidayakan dengan sistem yang spesifik seperti sistem RAS (Recirculating Aquaculture System).

 

Singkatnya, sistem budidaya ini memanfaatkan air jernih yang terus tersirkulasi dalam wadah yang cukup gelap. Karena berada di kegelapan dalam waktu yang lama, udang biasanya menampilkan warna biru yang lebih cerah.

 

Kondisi tertentu juga bisa membuat udang terlihat kuning. Hal ini bisa terjadi karena udang mengalami defisiensi pigmen astaxanthin di dalam tubuhnya. Meski begitu, udang tetap sehat dan layak dikonsumsi.

 

2. Peran Astaxanthin dalam Pigmentasi Udang

Sama seperti ikan hias, udang vaname juga tidak bisa menciptakan pigmen secara alami dalam tubuhnya. Udang vaname butuh karotenoid, terutama dari jenis astaxanthin.

 

Ketika udang masih hidup, astaxanthin akan dilindungi oleh ikatan protein yang disebut crustacyanin. Proses ini yang membuat warna merah udang cenderung tersembunyi dan hanya terlihat putih transparan, namun tetap cerah atau tidak kusam.

 

Ketika dimasak, protein crustacyanin akan terurai yang membuat astaxanthin terlepas. Proses ini yang kemudian membuat udang terlihat memiliki rona merah-oranye cerah yang menggugah selera.

 

3. Cara Meningkatkan Pigmentasi dan Nilai Jual Udang Vaname

Seperti yang dikatakan sebelumnya, udang sangat bergantung pada asupan nutrisi dari luar untuk mendapatkan karotenoid yang cukup. Artinya, manajemen pakan adalah kunci untuk menciptakan udang yang cerah dan terlihat segar.

 

Jika pakan pabrikan belum mengandung karotenoid, maka petambak bisa menambahkan suplemen khusus yang mengandung astaxanthin alami.

 

Pigmentasi yang optimal bukan hanya membuat udang terlihat lebih segar dan cantik, tapi juga berpotensi meningkatkan harga jual dan daya saingnya di pasar lokal maupun internasional.

 

Kesimpulan

Warna cerah dan segar pada udang vaname dipengaruhi oleh ketersediaan astaxanthin yang diserap tubuh serta interaksinya dengan protein crustacyanin.


Dengan pemenuhan karotenoid pada pakan, petambak bisa menghasilkan udang dengan kualitas tinggi, warnanya lebih cerah terutama saat dimasak. Hal ini bukan saja membuat udang terlihat lebih menggugah selera, tapi juga meningkatkan daya saing dan harga jualnya di pasaran.



Baca Juga

Komentar


bottom of page