Tips Merawat Mesin Pompa Untuk Tambak agar Tetap Awet

February 6, 2020

Pompa air menjadi salah satu komponen penting dalam tambak. Pompa membantu petambak untuk menyuplai air ke dalam kolam tambaknya sehingga pergantian air dapat dilakukan dengan mudah dan efisien.

 

Berdasarkan jenisnya, pompa air untuk budidaya perairan terbagi menjadi dua yakni pompa air jet pump dan pompa submersible. Kedua jenis pompa ini memiliki perbedaan teknis dalam melakukan perawatan, mulai dari penempatan unit agar perawatan dapat dilakukan dengan mudah hingga penanganan yang cepat ketika timbul masalah.

 

Masalah yang timbul pada pompa paling ringan dapat diatasi dengan cara mengganti spare part dan yang paling parah ialah dengan mengganti unit pompa itu dengan yang baru.

 

Tips Merawat Pompa Air Jet Pump

Sumber: klikteknik.com

 

Untuk tipe jet pump atau double jet pada umumnya mesin berada di permukaan, maka untuk metode perawatan tergolong lebih mudah. Pengawasan atau monitoring terhadap semua tanda-tanda kerusakan yang muncul juga dapat dilakukan lebih sering mulai dari suara motor, debit air yang dihasilkan atau kondisi fisik yang perlu dibersihkan.

 

Dalam upaya perawatan jenis pompa ini hanya memerlukan penanganan atau tindakan yang hanya bersifat menjaga, artinya pembudidaya hanya perlu memastikan apakah semua komponen baik-baik saja. Beberapa komponen yang harus diperhatikan meliputi menjaga kebersihan, perlindungan dari lingkungan sekitar, cuaca, maupun instalasi pipa dan listriknya.

 

Yang paling umum untuk selalu diperhatikan adalah pada bagian pemeriksaan body mesin secara rutin, apakah posisi kipas pendingin mendapatkan sirkulasi udara yang baik dan memastikan tidak ada yang aneh pada putaran motor.

 

Tips Merawat Pompa Submersible

Sumber: isw.co.id

 

Pompa submersible atau pompa celup secara teknis harus  ditempatkan di dalam air. Karena posisinya berada di dalam air, maka perawatan tidak memungkinkan untuk lebih sering dilakukan dibandingkan dengan pompa air jet pump.

 

Namun, untuk menjaga agar performa dari pompa tetap maksimal, maka pemeriksaan dapat dilakukan sesekali dengan melakukan pemeriksaan pada bagian fisik mesin dari motor dan kipas hisapnya.

 

Cara menandai bahwa pompa submersible masih dalam keadaan baik ialah dengan melihat debit air yang dikeluarkan apakah masih dalam jumlah yang sama atau sudah berkurang. Jika terjadi penurunan debit air yang konstan, maka pompa perlu dilakukan pengecekan menyeluruh dengan cara mengeluarkannya dari air.

 

 

 

Baca Juga:

Please reload

Featured Posts

Alat dan Bahan Untuk Proses Hatchery Udang Vaname

January 20, 2020

1/10
Please reload

Recent Posts
Please reload

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon