Ancaman yang Ditimbulkan Oleh Hidrogen Sulfida pada Udang dan Ikan

Hidrogen Sulfida atau H2S merupakan senyawa berupa gas yang memiliki sifat racun dan mematikan bagi hewan akuatik, seperti udang dan ikan. Kemunculan H2S pada kolam dan tambak disebabkan oleh adanya penguraian bahan organik oleh bakteri pereduksi sulfur.

 

Bahan-bahan organik yang terurai itu biasanya bersumber dari sisa pakan yang mengendap di dasar kolam maupun tambak, sertai bangkai dari komoditi yang dibudidayakan itu sendiri.

Sumber: tambakudang.com

 

Dengan kata lain, untuk mencegah kemuculan senyawa ini, pembudidaya perlu melakukan manajemen pakan yang baik, sehingga pakan tidak diberikan secara berlebihan agar tidak menimbulkan penumpukan sisa pakan serta mencegah terjadinya kematian komoditi akibat kekenyangan.

 

Ancaman H2S

Senyawa H2S dikenal sangat beracun dan mematikan. Senyawa ini bekerja dengan membuat kerusakan-kerusakan pada organ-organ intim dari komoditi budidaya. Ancaman yang ditimbulkan dari senyawa ini meliputi kerusakan pada insang ikan maupun udang, meningkatnya stres hingga akhirnya ikan dan udang mati.

 

Tingkat kematian ini juga dipengaruhi oleh jumlah paparan yang diterima. Jika ikan dan udang terpapar H2S dalam konsentrasi medium dalam jangka waktu yang lama, maka gejala yang akan ditimbulkan ialah komoditi akan mengalami penurunan nafsu makan, pertumbuhan yang lambat, serta menjadi lebih rentan terkena serangan penyakit.

 

 

 

Baca Juga:

Please reload

Featured Posts

Pakan Udang Bernutrisi dari Campuran Molase dan Tepung Ikan

January 8, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts
Please reload

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon