Defisit Garam, 7 Negara Ini Jadi Sumber Utama Impor Indonesia

Indonesia merupakan negara dengan wilayah lautan yang luas. Beragam biota laut dapat dijumpai pada laut Indonesia. Tak heran jika Indonesia rutin mengekspor produk perikanan ke beberapa negara di belahan dunia.

 

Namun, hal tersebut tak sebanding dengan produksi garam di Indonesia. Pasalnya, sampai saat ini indonesia masih mengandalkan impor dari beberapa negara demi mencukupi kebutuhan.

Sumber: beritatrans.com

 

Rata-rata impor garam Indonesia per tahunnya selama 5 tahun terakhir ialah 2,2 juta ton. Hal ini membuat Indonesia hampir tidak mungkin untuk mengekspor garam ke negara lain.

 

Setidaknya, ada 7 negara yang rutin mengalokasikan produk garamnya ke Indonesia. Dilansir dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, negara-negara tersebut adalah:

 

1. Australia

Australia merupakan negara yang paling banyak mengekspor pasokan garamnya ke indonesia. Selama 5 tahun terakhir, yaitu dari 2013-2017 Australia telah mengekspor garam ke Indonesia rata-rata 1,8 juta ton per tahunnya.

 

2. India

Negara kedua ialah India yang secara aktif mengekspor garamnya ke Indonesia. Tercatat, selama periode waktu yang sama, India telah mengekspor garam ke indonesia sebanyak 305 ribu ton per tahunnya.

 

3. Tiongkok

Tiongkok juga sangat aktif mengekspor garamnya. Tercatat, Tiongkok telah mengekspor garamnya ke Indonesia dengan jumlah rata-rata 13 ribu ton. Impor garam dari Tiongkok ini  jumlahnya  tidak selalu konsisten. Pada tahun 2013 impor hanya sebanyak 496 ton.

 

Pada tahun 2014, jumlahnya meningkat menjadi 24,5 ribu ton dan kembali meningkat pada tahun 2015 menjadi 37,4 ribu ton. Pada tahun 2016, terjadi penurunan yang signifikan, menjadi 4,6 ribu ton dan terakhir pada tahun 2017, impor garam kembali mengalami penurunan menjadi 269 ton saja.

 

4. Selandia Baru

Impor garam dari Selandia Baru terjadi secara konsisten, yaitu dengan jumlah yang stabil. Pada tahun 2013, Indonesia mengimpor garam dari negara ini sejumlah 1,7 ribu ton, meningkat pada tahun 2014 menjadi 2,2 ribu ton.

 

Pada tahun 2015, impor tetap dalam jumlah yang sama yaitu 2,2 ribu ton. Pada 2016, peningkatan terjadi menjadi 2,9 ribu ton dan pada tahun 2017 impor mengalami penurunan yang tidak begitu banyak, yakni 2,6 ribu ton.

 

5. Singapura

Negara tetangga yang satu ini juga turut mengekspor garamnya ke Indonesia. Padahal, Singapura termasuk ke dalam negara kecil yang memiliki kawasan lautan yang tidak begitu luas.

 

Walaupun jumlah yang diekspor tidak terlalu banyak, namun negara ini tercatat selalu aktif dalam menyumbangkan garamnya ke Indonesia. Pada periode yang sama, Singapura hanya mengekspor garamnya ke Indonesia rata-rata 55,4 ton.

 

6. Jerman

Walaupun berbeda benua, Jerman juga turut menyumbangkan garamnya ke Indonesia. Tercatat, Jerman sangat aktif dalam mengekspor garamnya ke Indonesia dalam jangka waktu 5 tahun terakhir. Jumlah yang diekspor ke Indonesia dalam periode waktu tersebut berjumlah 307,9 ton.

 

7. Denmark

Negara ini tercatat paling aktif mengekspor garamnya ke Indonesia dimulai pada tahun 2013 dengan jumlah yang konsisten hingga saat ini. Walau tidak begitu banyak, namun angkanya selalu stabil. Rata-rata ekspor garam dari Denmark ke Indonesia dalam jangka waktu 5 tahun terakhir adalah 385,6 ton.

 

 

 

Baca Juga:

Please reload

Featured Posts

Pakan Udang Bernutrisi dari Campuran Molase dan Tepung Ikan

January 8, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts
Please reload

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon