7 Langkah Strategis Budidaya Lele Sangkuriang yang Menguntungkan

December 7, 2018

Budi daya ikan lele sudah sangat populer di kalangan masyarakat. Karena ikan lele termasuk ikan yang mudah dibudidayakan serta memiliki nilai ekonomis. Lele yang banyak dibudidayakan di Indonesia adalah lele dumbo dan lele sangkuriang.

 

Lele sangkuriang adalah ikan lele yang termasuk jenis ikan lele baru di Indonesia, serta masih belum terlalu dikenal oleh masyarakat. Namun, jika dibandingkan dengan lele dumbo, kualitas lele sangkuriang lebih baik karena dikenal lebih cepat besar dan memiliki rasa yang lebih enak.

Sumber: floridafishfarms.com 

 

Seperti kita ketahui, budi daya lele bisa dilakukan pada beberapa jenis media, bisa di kolam tanah, terpal maupun beton. Jika anda ingin membudidayakan ikan lele dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya gunakan kolam beton dan komoditi lele sangkuriang. Berikut ini caranya

 

1. Luas Kolam tidak Ditentukan

Seperti pada umumnya, budi daya ikan lele sangkuriang tidak memerlukan luas kolam yang spesifik. Anda hanya perlu memastikan bahwa kolam yang anda buat nantinya dapat selalu anda pantau kebersihannya, serta anda rawat dengan baik.

 

Selain itu, keuntungan yang didapat dari budi daya ikan lele sangkuriang adalah anda tidak akan kesulitan dalam merawat kolam. Sebab, lele sangkuriang dikenal lebih tahan terhadap penyakit, sehingga tidak perlu merawat kolam secara intens.

 

2. Beri Pasokan Air yang Cukup

Untuk kolam lele komersial, anda perlu menyiapkan sekitar 20 hingga 30 galon air per menit per acre. Anda dapat menggunakan sumber air dari manapun, selama air tidak tercemar dengan polutan dan bahan kimia.

 

3. Sirkulasi Air Kolam

Aerator sangat diperlukan pada kolam ikan lele komersial. Adanya aerator diharapkan dapat menyuplai oksigen terlarut dalam air, sehingga ikan lele akan bernapas dengan baik sehingga pertumbuhannya akan lebih optimal.

 

4. Memasukkan Benih

Sebarkan benih atau bayi lele yang masih berukuran 8 sampai 12 cm. Perhatikan kerapatan tebar, karena jika benih yang dimasukkan ke dalam kolam terlalu banyak maka akan menyebabkan semakin meningkatnya kebutuhan oksigen dan juga kanibalisme. Lakukan penebaran pada pagi atau sore hari agar benih ikan lele lebih mudah untuk beradaptasi pada air kolam.

 

5. Pemberian Pakan

Pemberian pakan dilakukan setiap hari dan perhatikan nutrisi pakan. Usahakan pakan memiliki kandungan protein, vitamin dan mineral yang seimbang, agar ikan lele dapat tumbuh dan berkembang lebih cepat.

 

Anda bisa mengkombinasikan pakan ikan lele dengan spirulina. Selain mengandung vitamin yang lengkap, spirulina juga memiliki kandungan beta karoten yang baik bagi pertumbuhan ikan.

 

6. Pengendalian Hama dan Penyakit

Agar ikan lele terhindar dari hama dan penyakit, maka anda wajib memerhatikan kebersihan dari kolam. Jika lele sudah terlanjur terinfeksi oleh penyakit, sebaiknya anda melakukan upaya yang tepat untuk mengobatinya. Sebelum itu, anda sebaiknya memahami hama dan penyakit ikan lele yang paling merugikan, agar anda dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasinya.

 

7. Panen

Pemanenan sebenarnya tergantung dengan permintaan pasar, namun biasanya umur panen optimal dari lele sangkuriang adalah 2 hingga 3 bulan setelah penebaran benih. Cara memanennya juga tidaklah sulit. Anda hanya harus mengurangi air kolam sampai setinggi 10 cm, kemudian ambil ikan dengan serokan.

 

 

Baca Juga:

Please reload

Featured Posts

Pakan Udang Bernutrisi dari Campuran Molase dan Tepung Ikan

January 8, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts
Please reload

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon