5 Keadaan yang Menunjukkan Sudah Saatnya Mengganti Pompa Air

November 26, 2018

Pompa merupakan salah satu komponen penting dalam usaha budi daya ikan dan udang. Kegunaan pompa ialah sebagai pendorong air dari sumbernya menuju kolam atau tambak. Biasanya pompa digunakan pada proses pengisian air pada tambak dan kolam baru atau penggantian air pada tambak dan kolam setelah panen.

 

Walaupun tidak digunakan secara sering, pemilihan pompa haruslah sangat diperhatikan. Karena dengan memilih pompa yang tepat, tentu proses pergantian air akan berjalan lebih baik.

Sumber: isw.co.id 

 

Selain itu, anda juga harus selalu memerhatikan keadaan pompa, apakah masih layak pakai atau sudah waktunya untuk diganti dengan yang baru. Hal ini dilakukan guna menjaga kelancaran usaha budidaya ikan atau udang anda.

 

Pada ulasan kali ini, kami sajikan mengenai beberapa keadaan yang menandakan sudah saatnya pompa harus diganti.

 

1. Berisik (Menimbulkan Suara Mengganggu)

Pompa permukaan biasanya akan menimbulkan suara berisik saat dihidupkan. Suara nyaring yang ditimbulkan ini tentu sangat mengganggu orang-orang yang berada disekitar tambak atau kolam.

 

Dari situlah anda bisa memutuskan untuk mencari pompa yang baru yang tidak menimbulkan kebisingan. Pompa yang tidak menimbulkan suara saat beroperasi adalah pompa celup. Karena pompa celup sepenuhnya dapat terendam di dalam air, sehingga suara yang ditimbulkan akan diredam langsung oleh air.

 

2. Boros Energi

Salah satu kendala yang dialami pada saat mengoperasikan pompa adalah konsumsi energi yang tinggi. Hal tersebut tentu sangat berpengaruh terhadap keuntungan yang didapat, karena semakin banyak energi yang digunakan maka akan semakin banyak biaya yang dikeluarkan, sehingga keuntungan bersih akan terpangkas.

 

Sebaiknya anda mengganti pompa lama anda dengan pompa yang lebih hemat energi. Salah satu pompa yang paling hemat energi saat ini adalah pompa celup Apollo.

 

3. Proses Pergantian Air Memakan Waktu Lama

Kendala lainnya adalah proses penghisapan air yang berjalan lambat, yang berujung dengan konsumsi energi yang lebih banyak. Proses penghisapan air yang lambat ini disebabkan karena debit air pompa sangat kecil.

 

Maka dari itu, sebaiknya anda menggantinya dengan pompa yang memiliki debit air lebih besar, sehingga proses pergantian air akan berjalan lebih cepat. Pompa celup Apollo merupakan pompa dengan debit air yang besar, hingga mencapai 9 meter kubik per menit, sehingga membuat proses pergantian air akan lebih cepat.

 

4. Kebocoran

Pompa yang sudah mengalami kebocoran tentu memiliki umur yang tak lama lagi. Air yang masuk ke dalam mesin pompa dapat mengakibatkan korsleting listrik. Hal tersebut tentu sangat membayahakan baik bagi pompa itu sendiri maupun pemiliknya. Untuk itu, pilih pompa yang benar-benar memiliki kemampuan anti bocor.  Pompa celup Apollo merupakan pilihan yang tepat, karena pompa ini memiliki lapisan epoxy pada motor listrik dan kabelnya, sehingga aman dari kebocoran.

 

5. Berkarat

Kebocoran yang signifikan tentu dapat mengakibatkan berkaratnya komponen pada pompa. Karatan pada pompa dapat menyebabkan kerusakan yang lebih parah, seperti keropos rangka dan korsleting listrik yang dapat mengakibatkan mesin pompa terbakar dan tak dapat digunakan lagi. Untuk itu pilihlah pompa dengan kerangka terbuat dari stainless steel yang anti karat, seperti pompa celup Apollo.

 

 

Baca Juga:

Please reload

Featured Posts

Pakan Udang Bernutrisi dari Campuran Molase dan Tepung Ikan

January 8, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts
Please reload

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon