Mina Padi, Budidaya Ikan dan Padi Secara Bersamaan

November 19, 2018

Sektor pertanian dan perikanan Indonesia semakin meningkat. Terbukti dari sudah banyaknya metode yang dilakukan oleh petani untuk mendapatkan hasil panen dan keuntungan yang lebih besar.

 

Pada sektor pertanian terutama pada komoditi padi, sudah tercipta metode penanaman padi jajar legowo. Konsep dari jajar legowo adalah peletakan bibit padi yang lebih teratur.

 

Misal, untuk jajar legowo tipe 3:1, maka akan ada tiga baris padi dengan jarak tanam rekomendasi, lalu pada baris keempat dibiarkan kosong kemudian pada baris kelima hingga ketujuh diisi oleh padi lagi, begitu seterusnya hingga lahan sawah penuh.

 

Tercatat bahwa metode tersebut memberikan hasil panen yang lebih baik dibandingkan dengan metode penanaman padi secara konvensional.

 

Baru-baru ini ada sebuah metode yang mulai dikenal dan digalakkan oleh masyarakat. Metode tersebut ialah Mina Padi.

Sumber: ngalam.co 

 

Konsep mina padi adalah budi daya ikan di dalam sawah yang ditanami padi. Penggabungan metode jajar legowo dan budi daya ikan di areal yang sama tentu akan memberikan keuntungan dua kali lipat.

 

Sejarah Mina Padi

Di Indonesia, metode mina padi mulai dikembangkan pada tahun 1970, namun metode ini sudah dikenal oleh masyarakat, khususnya Jawa Barat sejak 1860.  Pada tahun 2011, Direktorat Jendral Perikanan Budidaya (DJPB) mengembangkan mina padi dengan komoditas udang dan ikan.

 

Pada 2014, mina padi yang terletak di Kabupaten Sleman mendapat apresiasi dari organisasi pangan dan pertanian dunia FAO (Food and Agriculture Organization). FAO mengakui bahwa metode ini sebagai salah satu program pertanian unggulan global.

 

Syarat Mina Padi

Agar usaha mina padi dapat berhasil dan memberikan keuntungan, dengan memerhatikan pemeliharaan ikan yang harus sesuai dengan pengairan yang ada serta penggunaan varietas padi yang unggul. Sistem pengairan yang baik bagi usaha mina padi adalah tersedianya air di sawah selama lebih dari 5 bulan.

 

Keberhasilan mina padi juga ditentukan oleh beberapa faktor di bawah ini.

  • Penggunaan pestisida yang aman dan tidak mengganggu ikan

  • Tinggi genangan air yang optimal pada petakan sawah. Sehingga ikan dan tanaman padi dapat hidup dan berkembang dengan baik

  • Lama pemeliharaan ikan harus terkait dengan waktu drainase air sawah, terutama pada saat pemupukan susulan. Usahakan ikan sudah di panen saat sawah akan melakukan pemupukan susulan atau bisa disesuaikan.

 

Keuntungan Mina Padi

Selain keuntungan finansial, metode mina padi juga memberikan banyak keuntungan lain.

  • Pertama, petani tidak sepenuhnya rugi jika terjadi gagal panen, karena masih bisa mengeruk keuntungan lewat budi daya ikan yang dilakukan di lahan sawahnya.

  • Kedua, harga jual padi hasil metode mina padi akan lebih mahal, hal ini karena padi hasil metode mina padi tidak menggunakan bahan kimia atau bisa dikanan padi hasil mina padi adalah padi organik. Dengan begitu, terjadi peningkatan kuaitas padi karena tidak terpapar pestisida.

  • Ketiga, tidak adanya hama wereng dan tikus sehingga kualitas padi akan lebih terjamin. Ancaman dari metode ini biasanya adalah berang-berang yang mencoba menyerang ikan dan merusak tanaman padi.

 

 

Baca Juga:

Please reload

Featured Posts

Pakan Udang Bernutrisi dari Campuran Molase dan Tepung Ikan

January 8, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts
Please reload

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon