Cara Pembesaran Ikan Bawal Bintang

February 3, 2017

Ikan bawal bintang saat ini merupakan komoditas unggulan perikanan budidaya air laut. Harga jual bawal bintang ukuran konsumsi cukup mahal, sehingga menguntungkan buat pembudidaya. Budidaya bawal bintang sebaiknya harus mengikuti pedoman CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik) agar menghasilkan panen optimal. 

 

Saat ini sudah ada SNI (Standar Nasional Indonesia) untuk cara pembenihan bawal bintang, pakan buatan untuk ikan bawal bintang, dan cara pembesaran ikan bawal bintang di Keramba Jaring Apung (KJA).

 foto dokumentasi: BBL Batam

 

Adapun metode pelaksanaan cara pembesaran ikan bawal bintang, sebagai berikut:

  • Gunakan benih yang berkualitas baik sesuai standar SNI. Benih bawal bintang berusia 50-60 hari umumnya berukuran 5-6 cm dengan bobot 2,5 hingga 4 gram. Ukuran benih harus seragam minimal 80 % dari populasi benih saat ditebarkan ke dalam lokasi pemeliharaan.
     

  • Pada tiga bulan awal masa pemeliharaan, padat tebar ikan bawal bintang sejumlah 150 – 200 ekor dalam petak keramba berukuran 3x3x3 meter. Selanjutnya padat tebar dikurangi jadi 100 ekor saat ukuran tubuh ikan sudah mencapai 15 cm dan bobot 70 gram.
     

  • Untuk kebutuhan pakan harian ditentukan berdasar persentasi dari bobot ikan. Jumlah pakan harian ikan disesuaikan dengan pertambahan bobot ikan dan populasi ikan di dalam KJA. Pakan buat bawal bintang sebaiknya mempunyai kandungan protein sebesar 37%, lemak 3%, kadar abu 11%, serat kasar 2%, kelembaban 10%. 
     

  • Pada tiga bulan awal pemeliharaan berikan pakan pelet maupun ikan rucah dengan frekuensi 4-6 kali sehari. Setelah lewat 3 bulan pemeliharaan, pemberian pakan dapat dilakukan 2 kali sehari pada pagi dan sore hari dengan takaran 3-5% dari berat badan. 
     

  • Setelah 25 hari masa pembudidayaan, bawal bintang direndam dengan air tawar selama 5 menit untuk mencegah timbulnya penyakit. 
     

  • Pemantauan ikan dilakukan dengan cara sampling, yaitu pengambilan sejumlah contoh ikan yang kemudian diukur panjang dan bobotnya. Berdasarkan sampling akan diketahui bobot biomassa ikan, laju pertumbuhan ikan dan FCR. Lakukan grading setiap dua minggu sekali pada ukuran ikan dibawah 50 gram, satu bulan sekali untuk ukuran ikan 50 gram dan dua bulan sekali ukuran ikan diatas 200 gram. 
     

  • Dilakukan pembersihan maupun penggantian jaring sebulan sekali atau saat jaring kotor karena lumpur atau biota penempel seperti berbagai jenis kerang, teritip dan tumbuh-tumbuhan. Jaring yang kotor dapat menghambat sirkulasi air, pertukaran air dan oksigen. Apabila kondisi jaring kotor dibiarkan, dapat timbulkan sumber penyakit dan menghambat pertumbuhan ikan Bawal Bintang.  

  • Dalam pemeliharaan bawal bintang, pH air optimum berkisar antara 6,8 – 8,4. Sedangkan konsentrasi oksigen terlarut (DO) yang bagus buat Bawal Bintang adalah 5,0-7,0 ppm. Suhu air optimal untuk pertumbuhan Bawal Bintang antara 28-32 °C. Salinitas ideal untuk budidaya ikan Bawal Bintang adalah 29-32 ppt.
     

  • Setelah pemeliharaan selama 6-7 bulan ikan bawal bintang dapat dipanen pada ukuran 350 kg-500 kg/ per ekor.

 

BACA JUGA INFORMASI LENGKAP TERKAIT 

 

 

Hubungi Customer Sales Representative kami di

Indah Sari Windu
Medan
: Jl. Sutomo No. 560, Medan, Sumatera Utara, 20231, Indonesia

Surabaya: Pergudangan Tanrise Westgate Diamond, Blok B-16, Wedi, Gedangan, Sidoarjo 61254, Indonesia
Telp: 061 4571 224


Up.Bima Apriandi
Telp: 0821 6844 3388

Please reload

Featured Posts

Alat dan Bahan Untuk Proses Hatchery Udang Vaname

January 20, 2020

1/10
Please reload

Recent Posts
Please reload

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon