Mengatasi Penyakit Bintik Putih pada Udang & Ikan

January 5, 2017

Penyakit bintik putih (White Spot Syndrom/WSS) yang menyerang udang dan ikan air tawar jadi momok meresahkan  buat para petambak. White Spot Syndrom yang juga akrab dikenal sebagai penyakit inc membunuh udang dan ikan yang mulai berkurang nafsu makannya secara perlahan. Udang dan ikan akan mati dengan sendirinya karena mogok makan.

 

Ikan yang mulai terjangkit white spot akan tampak bergerak kesana kesini dengan cepat serta tidak beraturan. Hal ini dikarenakan ikan yang mengidap penyakit bintik putih merasakan rasa gatal yang amat sangat. Ikan menggerakkan sirip dengan cepat untuk mengurangi rasa gatal (kalau pada manusia disebut menggaruk).

 

Pada udang yang terjangkit white spot, proses awal organ yang terkena penyakit adalah lambung, insang, kutikula epidermis, dan jaringan ikat hepatopankreas.

 

Setelah udang terjangkit penyakit berat akan muncul bintik-bintik putih berdiameter 0,5-2 mm pada lapisan dalam eksoskeleton dan epidermis, menyebabkan udang tidak mau makan yang berdampak kematian massal di tambak.

 

Apabila penyakit bintik putih menyerang udang yang diternakkan, pilihan terbaik adalah segera memanen udang. Jika pemanenan tidak dilakukan secepatnya, semua udang di kolam dapat mati dalam hitungan hari.

 

Untuk mencegah timbulnya penyakit bintik putih, pembudidaya udang dan ikan harus menjaga kualitas air secara optimal dalam pemeliharaan. Pergantian air secara rutin akan membantu menghilangkan atau memutus fase parasit tersebut.

 

Cara lain untuk menghindari White Spot Syndrom adalah dengan memperhatikan kualitas pakan serta penambahan suplemen seperti multivitamin dan vitamin C pada udang dan ikan agar daya tahan tubuh lebih kuat terhadap serangan penyakit. 

 

Jika ikan terdeteksi mulai terjangkit penyakit bintik putih, berikut tips pengobatan yang bisa dilakukan oleh pembudidaya dan petambak.

  • Saat mengetahui bintik putih pada bagian sirip terlihat pada ikan, segera ganti air pada kolam sebanyak 25% setiap hari dalam kurun waktu satu minggu berturut-turut. Dengan menguras air diharapkan bakteri serta virus penyebab penyakit dapat berkurang, juga menambahkan kadar oksigen air. 

  • Untuk mengurangi stress pada ikan yang mengidap bintik putih, jaga kondisi suhu air dalam kolam. Disarankan untuk meningkatkan suhu air sebanyak 1 derajat Celsius setiap jam hingga mencapai 30 ºC. Biarkan akuarium berada pada suhu tersebut selama 10 hari atau lebih. Alat bernama hiter bisa anda gunakan untuk mengawasi suhu air.
     

  • Methylene Blue cukup efektif untuk mengobati penyakit white spot pada ikan. Methylene Blue akan membuat jaringan yang sakit atau terinfeksi berwarna biru. Dengan cara itu akan membunuh bakteri eksternal dan menutup jaringan yang terinfeksi secara sempurna. Pemberian Methylene Blue diakukan sekali sehari. Pengobatan dapat berhenti ketika sirip ikan kembali berwarna cerah, biasanya membutuhkan waktu seminggu.

 

Hubungi Customer Sales Representative kami di

Indah Sari Windu
Medan
: Jl. Sutomo No. 560, Medan, Sumatera Utara, 20231, Indonesia

Surabaya: Pergudangan Tanrise Westgate Diamond, Blok B-16, Wedi, Gedangan, Sidoarjo 61254, Indonesia
Telp: 061 4571 224


Up.Bima Apriandi
Telp: 0821 6844 3388

Please reload

Featured Posts

Alat dan Bahan Untuk Proses Hatchery Udang Vaname

January 20, 2020

1/10
Please reload

Recent Posts
Please reload

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon