Kontaminasi Tanah dan Polusi Air Sebagai Dampak Lingkungan Industri Sawit

November 23, 2016

Malaysia adalah produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia setelah Indonesia dengan luas perkebunan kelapa sawit sekitar 4.917.000 hektar pada tahun 2011. Dan, merupakan produsen 39 persen dari total kebutuhan minyak sawit dunia. Namun, dari perspektif lingkungan, Malaysia terus dihadapkan pada penerapan manajemen berkelanjutan agar tidak memicu dampak seperti :

 

Erosi/ longsor

Tak dapat dipungkiri dampak dari aktivitas industri kelapa sawit adalah erosi tanah. Hal ini erat kaitannya dengan pembukaan lahan. Ketika lahan sudah ditetapkan, terjadi penghapusan pelindung vegetasi yang kemudian mengganggu struktur tanah. Pada akhirnya menyebabkan erosi. Banyak aktivitas perkebunan kelapa sawit yang menyebabkan erosi tanah. Aktivitas tersebut meliputi pembersihan dan pembangunan konstruksi tanah untuk pembukaan akses jalan serta untuk pembentukan base camp dan lokasi pembibitan.

 

Selain erosi, perkebunan kelapa sawit berdampak pada berkurangnya kapasitas saluran air karena sedimentasi tanah. Peningkatan erosi terjadi karena adanya gangguan dari kanopi pohon dan lapisan tanah. Hasilnya, eksposur terhadap permukaan tanah meningkat. Sekali saja permukaan tanah terekspos, maka erosi akan terjadi bertahap.

 

Kontaminasi Tanah

Tanah yang terkontaminasi dapat terjadi karena proses penyemprotan bahan kimia di perkebunan. Kelebihan zat kimia akan menyebabkan penyerapan kandungan zat kimia ke dalam tanah. Penggunaan pupuk non organik juga dapat menyebabkan kontaminasi tanah karena kandungan pupuk yang tidak mudah terurai. Ketika pupuk digunakan, zat-zatnya akan menyerap ke dalam tanah. Unsur-unsur kimia pupuk tetap akan di tanah karena tidak mengalami penurunan.

 

Kolam tempat pengairan limbah sawit.                                                      Foto: teladanprima.com

 

Polusi Air

Hasil erosi tanah dari perkebunan kelapa sawit juga akan menimbulkan ancaman terhadap ekosistem perairan serta keankearagaman hayati. Penggunaan bahan kimia seperti pupuk dan pestisida terbawa oleh hujan dan menyerap ke dalam tanah, masuk ke saluran air terdekat, termasuk ke sungai dan air tanah. Bahan kimia ini akan mempengaruhi sifat kimia dan fisik air tersebut. Seperti pH yang menjadi meninggi. Perubahan pH akan berdampak pada organisme lain yang tidak dapat menoleriri perubahan ini.

 

Pupuk yang kaya nitrogen memang bergizi untuk ganggang dan mikroorganisme. Ketika kandungan pupuk terbawa oleh air hujan ke badan air, zat-zat tersebut memicu pertumbuhan ganggang. Bisa berujung pada peledakan jumlah ganggang di dalam air. Kondisi ini disebut juga eutrofikasi (algae blooming). Situasi ini tentu mengganggu ekosistem air dan membuat kualitas air tidak baik dimanfaatkan untuk aktivitas sehari-hari .

 

Resiko pencemaran air juga muncul dari proses pengelolaan limbah cair (palm oil mill effluent/ POME). Yakni limbah buangan dari proses sterilisasi, dan kalrifikasi munyak mentah serta proses pencampuran. Pada pengolahan limbah ini dihasilkan sejumlah besar gas metana dari proses anaerobik. Fasilitas pengolahan limbah cair ini adalah komponen terpenting dalam industri kelapa sawit karena volume yang dihasilkan besar.

 

Sebelum limbah cair ini benar-benar diolah dengan baik, pabrik kelapa sawit dilarang membuang limbahnya ke sumber air sekitar. Teknologi yag digunakan untuk pengolahan limbah selain melibatkan dekomposisi anaerobik untuk mewujudkan kadar bilogical oxygen demand (BOD) dalam kadar yang diperkenankan, juga harus dibantu dengan mesin seperti  Turbo Jet Aerator.

 

Turbo Jet Aerator dapat meningkatkan kadar oksigen terlarut pada kolam limbah/tambak atau wilayah perairan dengan kepadatan tinggi. Turbo Jet Aerator dirancang khusus memiliki bagian seperti kepala pipa yang berfungsi untuk menghisap oksigen dari permukaan. Sebelum digunakan, penutup kepala pipa tersebut dibuka. Impeller atau baling-baling yang terdapat pada Turbo Jet terdorong oleh arus air, dan dikarenakan bentuknya seperti mata pisau maka oksigen yang terhisap secara cepat dipecah menjadi gelembung-gelembung udara kecil. (*)

 

 

 

Hubungi Customer Sales Representative kami di

Indah Sari Windu
Medan
: Jl. Sutomo No. 560, Medan, Sumatera Utara, 20231, Indonesia

Surabaya: Pergudangan Tanrise Westgate Diamond, Blok B-16, Wedi, Gedangan, Sidoarjo 61254, Indonesia
Telp: 061 4571 224 - 0812 6065 5496
Up. Teguh Raharjo

 

 

Please reload

Featured Posts

Pakan Udang Bernutrisi dari Campuran Molase dan Tepung Ikan

January 8, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts
Please reload

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon