Industri Perikanan Dalam Negeri Butuh Investasi 200 Ribu Ton Cold Storage

October 25, 2016

Industri perikanan dalam negeri membutuhkan investasi cold storage (tempat pendingin) sebanyak 200.000 ton. Kebutuhan ini sejalan dengan proyeksi peningkatan industri perikanan pada tahun 2017. Tahun depan, Penguatan Daya Saing Kementerian Kelautan dan Perikanan memperkirakan kebutuhan cold storage Indonesia naik 1,32 juta ton atau mencapai 1,7 juta ton. Estimasi yang dilakukan tersebut sejalan dengan hitungan kebutuhan terhadap bahan baku baik untuk industri maupun konsumsi dalam negeri.

 

Seperti dikutip dari Bisnis Indonesia, Selasa (25/10/2016), selama ini pendistribusian cold storage mayoritas masih terpusatkan di wilayah barat. Oleh karena itu, agar penyebaran dapat lebih merata, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bergegas membangun unit pengolahan ikan di kawasan Indonesia bagian timur. Khusus di Pulau Sumatera, selama ini ketersediaan cold sotrage yang ada masih 22,7 ribu ton. Belum sebanding dengan kebutuhan sebenarnya yang mencapai 219,7 ribu ton.

 

Selama ini pendistribusian cold storage mayoritas masih terpusatkan di wilayah Idonesia bagian barat.                                                                                                                 Foto: http://sbam.co.in/

 

Direncanakan bahwa KKP akan mulai membangun konstruksi sepanjang 2016-2019 sebanyak empat unit pengolahan ikan (UPI) dengan skala 3.000 ton. Juga tujuh UPI berskala 1.000 ton, dan tiga UPI berskala kecil yakni 500 ton. Untuk awal, pada tahun ini, dua unit intergrated cold storage yang berkapasitas 200 ton serta 3.000 ton, lengkap dengan sarana dan prasarana pendukung dibangun di Selat Lampa Natuna. Proyek pembangunan yang diperkirakan selesai tahun depan ini menelan biaya Rp 300 miliar.

 

Sebelumnya dikabarkan, Blackspace, investor asal Rusia akan menginvestasikan dananya di Indonesia dengan cara membangun cold storage, beserta pabrik es plus sarana pengolahan hasil perikanan. Pertemuan delegasi DPR RI dan Alexander Isaev selaku pemilik perusahaan menetapkan tahap awal perencanaan proyek investasi dimulai dari Pulau Natuna. Sejalan dengan realisasi proyek tersebut, maka didirikanlah perusahaan PerindoSpace yang merupakan  unit usaha gabungan antara Blackspace dan Perum Perindo. (*)

 

 

 

 

Hubungi Customer Sales Representative kami di

Indah Sari Windu
Medan: Jl. Sutomo No. 560, Medan, Sumatera Utara, 20231, Indonesia

Surabaya: Pergudangan Tanrise Westgate Diamond, Blok B-16, Wedi, Gedangan, Sidoarjo 61254, Indonesia
Telp: 061 4571 224 - 0812 6065 5496
Up. Teguh Raharjo


Please reload

Featured Posts

Alat dan Bahan Untuk Proses Hatchery Udang Vaname

January 20, 2020

1/10
Please reload

Recent Posts
Please reload

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon