Waduk Jatigede Diproyeksikan Jadi Lokasi Wisata Ikan Air Tawar

September 2, 2016

Waduk Jatigede yang berlokasi di Semarang diproyeksikan oleh Pemerintah Jawa Barat  menjadi lokasi pusat wisata ikan tawar di Jawa Barat. Seperti diutarakan oleh Djafar Ismail, Kepala Dinas Perikanan Dan kelautan Jawa Barat bahwa sejak tahun 2015 Waduk Jatigede sudah memulai memfasilitasi benih sebanyak 2,5 juta ekor. Ditargetkan sebanyak 10 juta  benih ikan akan ditebar.

 

Di Waduk Jatigede, penebaran benih dengan cara stocking dan restocking yang dimulai pada Oktober 2015 adalah sebanyak 8,76 juta ekor. Selanjutnya pada Desember dilakukan lagi penebaran benih sebanyak 2,5 juta ekor. "September ini akan ditebar lagi sebanyak 2,15 juta ekor,"kata Djafar seperti dikutip dari Bisnis Indonesia.

 

Dengan demikian terdapat 10,8 juta ekor benih ikan yang ditebar di Waduk Jatigede  sekarang ini. Djafar menyebutkan penebaran benih ikan akan terus dioptimalkan hingga mencapai angka 40 juta ekor. "Sehingga nantinya masyarakat bisa turut  mengonsumsi ikan-ikan tersebut," ujarnya. Meskipun jumlah benih ikan yang ditebar, pihaknya tidak ingin menjadikan fungsi Waduk Jatigede seperti waduk lain, misalnya Waduk Jatiluhur ataupun Cirata.

 

 Waduk Jatigede sudah memulai memfasilitasi benih sebanyak 2,5 juta ekor.

 

Selain diandalkan sebagai pemasok listrik, pihaknya ingin Waduk Jatigede tetap bisa dijadikan sebagai kawasan agrowisata. Oleh karena itu, di Waduk Jatigede dilarang keras keberadaan jaring apung sebab peruntukannya sejak awal ditegaskan bukan sebagai sentra produksi ikan air tawar.

 

Di sisi lain, Dedy Mizwar selaku Wakil Gubernur Jawa Barat memaparkan bahwa pengelolaan perikanan Waduk Jatigede ke depannya akan menggunakan sistem atau pola penangkapan berbasis budidaya. Sehingga masyarakat hanya diperbolehkan untuk memanfaatkan waduk untuk proses menangkap ikan yang ramah lingkungan. Dengan demikian kualitas waduk tetap terjaga. Karena Waduk Jatigede tidak hanya mengandalkan sektor perikanan melainkan juga di bidang pertanian (untuk irigasi), sebagai penyedia air bersih, pengendali banjir, lokasi objek wisata. Juga sebagai ruang konservasi hewan dan tumbuhan serta menjadi sumber PLTA.

 

Dedy Mizwar berharap Kelompok Usaha Bersama (KUB) pengelola maupun Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) sumberdaya  perikanan Waduk Jatigede segera dibentuk. "Dengan cara  seperti itu pemanfaatan sumberdaya perikanan di Waduk Jatigede dapat berlangsung tertib, terkendali, proporsional dan ramah lingkungan,"Dedy menambahkan. (*)

 

 

 

 

Hubungi Customer Sales Representative kami di
Indah Sari Windu
Medan
: Jl. Sutomo No. 560, Medan, Sumatera Utara, 20231, Indonesia

Surabaya: Pergudangan Tanrise Westgate Diamond, Blok B-16, Wedi, Gedangan, Sidoarjo 61254, Indonesia
Telp: 061 4571 224 - 0812 60830602
Up. Cherrie Gisela

 

Please reload

Featured Posts

Pakan Udang Bernutrisi dari Campuran Molase dan Tepung Ikan

January 8, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts
Please reload

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon