10 Ton Ikan Nila Mendadak Mati di Danau Maninjau

Pemandangan tidak sedap terlihat di Danau Maninjau, Sumatera Barat. Terdapat sekitar 10 ton ikan nila yang mati mendadak. Padahal ikan-ikan tersebut telah siap panen. Tak hanya ikan nila, ikan rinuak dan bada yang merupakan ikan asli Danau Maninjau juga ikut mati.

 

Diduga penyebab kematian ikan nila tersebut adalah tubo belerang dan angin kencang yang melanda kawasan tersebut. Ermanto, selaku Kepala Dinas Kelautan dan (Perikanan) DKP Agam memaparkan ikan-ikan tersebut tersebar di Linggai Nagari Duo Koto sebanyak 4 ton, di Duo Koto berjumlah 2 ton dan di Sungai Tampang sekitar 4 ton.

 

“Sepuluh ton ikan nila yang mati ini merupakan bagian dari 15 petak keramba jaring apung milik puluhan petani. Kematian ikan-ikan ini terjadi mulai Jumat (26/8/2016) pagi,” ujar Ermanto, seperti dikutip dari Kontan. Kematian ikan ini menyebabkan kerugian yang tidak sedikit, sekitar Rp 190 juta. Perhitungan ini berdasarkan perkiraan harga ikan Rp 19.000 per kilogram.

 

Sepuluh ton ikan nila mati mendadak di Danau Maninjau, Sumatera Barat.                 Foto: Antara

     

Diduga kematian ikan tersebut juga berhubungan erat dengan curah hujan yang tinggi disertai angin kencang yang berlangsung mulai Selasa (23/8/2016) hingga rabu (24/8/2016). Kondisi ini menyebabkan oksigen yang terdapat di dasar danau menjadi berkurang. Akibatnya, ikan mati. “Kondisi sekarang menunjukkan air danau vulkanik sedang tenang. Nah, ini perlu diwaspadai para petani keramba jaring apung,”katanya.

 

Oleh akrena itu Ermanto mengimbau kepada seluruh petani keramba jaring apung supaya segera memanen ikan. Sehingga dapat mengurangi biaya pemberian pakan. Ermanto juga menyarankan agar petani mengurangi benih yang akan ditebar pada keramba jaring apung. Yang sebelumnya berjumlah 10.000 ekor per ukuran 5meterx5meter, kini menjadi 2.000 ekor. Tak lupa juga, petan harus menghidupkan oksigen. “Sehingga petani tak terlalu rugi banyak,” Ermanto menambahkan.(*)

 

 

 

Hubungi Customer Sales Representative kami di

Indah Sari Windu
Medan
: Jl. Sutomo No. 560, Medan, Sumatera Utara, 20231, Indonesia

Surabaya: Pergudangan Tanrise Westgate Diamond, Blok B-16, Wedi, Gedangan, Sidoarjo 61254, Indonesia
Telp: 061 4571 224 - 0812 6083 0602
Up. Cherrie Gisela

Please reload

Featured Posts

Alat dan Bahan Untuk Proses Hatchery Udang Vaname

January 20, 2020

1/10
Please reload

Recent Posts
Please reload

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon